faktakalbar

1.200 Personel TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Kalbar

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.200 personel TNI dikerahkan secara bertahap untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di wilayah Kalimantan Barat pada Minggu (23/8/2026).

Penulis: Natash Monday, 24 August 2026 📖 1 menit
1.200 Personel TNI Diterjunkan Padamkan Karhutla di Kalbar
Ribuan personel BKO penanggulangan karhutla mengikuti apel kesiapan di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Kubu Raya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 1.200 personel TNI dikerahkan secara bertahap untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus meluas di wilayah Kalimantan Barat pada Minggu (23/8/2026).

Pengerahan pasukan perkuatan sebanyak 3 Satuan Setingkat Batalyon (SSY) tersebut dihimpun di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Pasukan BKO tersebut mencakup personel dari Yonif TP 538/PTA jajaran Kodam V/Brawijaya.

Seluruh personel yang diterjunkan telah dibekali perlengkapan pemadaman darat serta tim khusus untuk sosialisasi ke masyarakat.

Pangdam XII/Tanjungpura Novi Rubadi Sugito menyampaikan pengarahan langsung sebelum melepas ribuan prajurit tersebut ke lokasi rawan bencana.

Langkah mobilisasi pasukan ini dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi penanganan darurat karhutla dari tingkat pusat.

Pihak militer membagi ribuan prajurit tersebut ke berbagai sektor kabupaten terdampak di Kalimantan Barat.

Novi Rubadi Sugito menyatakan penanganan bencana karhutla ini mengandalkan kerja sama intensif antarinstansi di lapangan.

"Sebagai Dansatgas, kami bekerja sama dengan instansi vertikal, Pemprov Kalbar, BPBD, Polda, BNPB, hingga relawan Manggala Agni dan masyarakat. Meski kondisi masih kemarau, saya yakin dengan kebersamaan kita bisa mengurangi kebakaran ini secara signifikan. Pasukan akan kita deploy ke berbagai kabupaten di Kalbar," ujar Novi Rubadi Sugito.

Pengerahan pasukan tambahan diharapkan mampu mempercepat pemadaman titik api yang sulit dijangkau di kawasan hutan.

Pemberangkatan ribuan personel ini sekaligus memperketat pengawasan jalur rawan pembakaran lahan secara ilegal.

Seluruh jajaran keamanan akan tetap disiagakan di lapangan selama puncak musim kemarau berlangsung.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK