faktakalbar

10 Negara dengan Tingkat Kebahagiaan Paling Rendah, Bagaimana Posisi Indonesia?

Penulis: Redaksi Thursday, 09 April 2026 📖 2 menit
10 Negara dengan Tingkat Kebahagiaan Paling Rendah, Bagaimana Posisi Indonesia?
Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Setiap tahun, World Happiness Report merilis daftar negara paling bahagia di dunia berdasarkan berbagai indikator seperti dukungan sosial, pendapatan per kapita, tingkat kesehatan, hingga persepsi korupsi. Namun, di balik deretan negara yang sejahtera, terdapat negara-negara yang justru memiliki tingkat kebahagiaan paling minim akibat konflik, krisis ekonomi, dan ketidakstabilan politik. Lantas, negara mana saja yang berada di posisi terbawah dan di mana posisi Indonesia dalam riset kebahagiaan terbaru ini? 10 Negara dengan Tingkat Kebahagiaan Paling Rendah Baca Juga:  Kali Ini Keracunan MBG di Jantung Ibukota Negara, 72 Siswa Tumbang Berdasarkan data riset terbaru, mayoritas negara dengan skor kebahagiaan terendah sedang menghadapi krisis kemanusiaan yang hebat. Berikut adalah daftarnya: Afganistan (Tetap di posisi terbawah akibat krisis politik berkepanjangan) Lebanon (Dampak krisis ekonomi yang sangat berat) Sierra Leone Kongo Zimbabwe Botswana Malawi Eswatini Zambia Komoro Negara-negara ini umumnya memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dasar dan rendahnya rasa aman di lingkungan masyarakat. Apa Kabar Indonesia dalam Riset Kebahagiaan? Bagi kamu yang penasaran, kabar baiknya Indonesia sering kali menunjukkan tren yang menarik dalam riset ini. Meski tidak masuk dalam jajaran 10 besar negara paling bahagia (yang biasanya didominasi negara Nordik seperti Finlandia), Indonesia secara konsisten berada di posisi menengah ke atas. Dalam laporan terbaru, Indonesia berada di peringkat yang cukup stabil. Salah satu faktor kuat yang mendongkrak skor kebahagiaan masyarakat kita adalah tingginya tingkat kedermawanan dan dukungan sosial antarwarga. Budaya gotong royong dan ikatan kekeluargaan yang erat menjadi jaring pengaman emosional yang kuat bagi orang Indonesia meskipun menghadapi tantangan ekonomi. Faktor Penentu Kebahagiaan Riset ini membuktikan bahwa well-being atau kesejahteraan seseorang tidak hanya diukur dari tebalnya dompet. Kebebasan untuk menentukan pilihan hidup dan tingkat kejujuran pemerintah di suatu negara menjadi variabel penting yang menentukan apakah penduduknya merasa bahagia atau justru merasa tertekan. Melihat posisi Indonesia, meskipun masih banyak ruang untuk perbaikan di sektor ekonomi dan keadilan, kekuatan sosial kita adalah modal utama yang membuat wajah-wajah orang Indonesia tetap mudah tersenyum di tengah segala situasi. Baca Juga:  Resmi! Daftar Lengkap 48 Negara Peserta dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026 (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK