faktakalbar

210 Ton Jagung Kalbar Diekspor ke Malaysia, Prabowo: Petani Siap Naik Kelas

Penulis: Redaksi Friday, 06 June 2025 📖 2 menit
210 Ton Jagung Kalbar Diekspor ke Malaysia, Prabowo: Petani Siap Naik Kelas
Faktakalbar.id, BENGKAYANG – Presiden RI Prabowo Subianto secara simbolis melepas ekspor perdana sebanyak 210 ton jagung dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat ke Malaysia pada Kamis (5/6/2025). Momentum ini dinilai sebagai langkah besar untuk ketahanan pangan nasional dan pembuktian bahwa petani Kalbar mampu bersaing di pasar internasional. Ekspor ini dilakukan setelah peresmian pabrik pengolahan jagung berkapasitas 300 ton per hari di Desa Tampe, Kecamatan Sanggau Ledo. Baca juga:  Panen Raya Jagung Serentak di Bengkayang Akan Dihadiri Presiden Prabowo, Polres Bengkayang Bersiap Pabrik berdiri di lahan seluas 6 hektare dan dilengkapi gudang penyimpanan berkapasitas 5.000 ton. "Ini bukan hanya panen biasa. Ini awal dari kemajuan besar untuk pertanian kita. Saya berkeyakinan Indonesia tidak hanya akan swasembada pangan, tapi menjadi lumbung pangan dunia. Kita harus meningkatkan penghasilan petani sebagai produsen," ujar Presiden Prabowo di Lanud Harry Hadisoemantri. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor pangan nasional melalui penerapan teknologi, hilirisasi produk, dan kolaborasi antar-lembaga. Peran Polri dan Dukungan Lintas Sektor Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Polri akan mengawal penuh program ketahanan pangan nasional. “Kami akan kawal dari hulu ke hilir. Keamanan distribusi dan keberlanjutan program pangan menjadi bagian dari tanggung jawab kami,” katanya. Sementara itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan Kalimantan Barat memiliki potensi besar menjadi lumbung pangan nasional dan eksportir regional. “Kita pastikan petani tidak lagi hanya menjual bahan mentah, tapi sudah naik kelas lewat pabrik dan ekspor langsung,” ujarnya. Sinergi Multi-Institusi Dorong Pertanian Ekspor Pabrik pengolahan jagung ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Bengkayang dan Polda Kalbar sebagai bagian dari program nasional penguatan ekonomi desa. Pemerintah juga menyiapkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang sebagai jalur ekspor resmi ke Malaysia. "Pabrik ini bukan hanya milik petani, tapi milik bangsa. Kami siap menjadi jembatan antara petani dan pasar global," tambah Pipit. Langkah ekspor 210 ton jagung dari Bengkayang ke Malaysia menandai babak baru pertanian Kalimantan Barat yang berorientasi ekspor dan berkelanjutan. Dengan pabrik modern dan dukungan lintas sektor, Indonesia semakin siap memanfaatkan potensi pertaniannya untuk pasar global. Baca juga:  Dorong Swasembada Pangan, Prabowo Hadiri Panen Raya Jagung di Bengkayang (*/red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK