faktakalbar

229 Meriam Karbit Siap Meriahkan Lebaran di Pontianak

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 March 2026 📖 2 menit
229 Meriam Karbit Siap Meriahkan Lebaran di Pontianak
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Sebanyak 229 meriam karbit akan memeriahkan tradisi permainan rakyat dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri di Kota Pontianak tahun ini. Baca Juga:   27 Ribu Warga Pontianak Miskin, Zakat Jadi Solusi Ratusan meriam tersebut tersebar di 37 titik atau kelompok yang berada di sepanjang tepian Sungai Kapuas, Senin (09/03/2026). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik kembali digelarnya tradisi ini sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat. Menurutnya, tradisi yang telah berlangsung turun-temurun ini merupakan identitas budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan. “Tradisi Meriam Karbit merupakan warisan budaya masyarakat Pontianak yang sudah dikenal secara luas. Pemerintah Kota Pontianak tentu sangat mendukung pelestarian tradisi ini agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Eksibisi Seni Budaya Meriam Karbit di Ruang Rapat Wali Kota. Edi menambahkan, Pemerintah Kota bersama unsur terkait akan memastikan pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan aman melalui koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait. “Kami mengimbau seluruh kelompok meriam karbit dan masyarakat yang terlibat untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan, menjaga ketertiban, serta mematuhi aturan yang telah disepakati bersama sehingga tradisi ini dapat berlangsung meriah namun tetap aman,” tuturnya. Baca Juga:   Edi Kamtono Ajak ASN Pontianak Rutin Bayar Zakat Ketua Forum Komunikasi Seni dan Budaya Tradisi Meriam Karbit Kota Pontianak, Fajriudin Anshari menerangkan, dari 37 titik yang terlibat, sebanyak 20 kelompok berada di wilayah Pontianak Timur, sementara 17 kelompok lainnya tersebar di wilayah Pontianak Selatan dan Pontianak Tenggara. Persiapan seremoni pembukaan yang berlokasi di Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Fajriudin menyebut sekitar 75 persen kelompok sudah menempatkan meriam di panggar masing-masing. “Sekitar 10 hari menjelang Lebaran ini sebagian besar meriam sudah ditempatkan di panggar. Biasanya pada H-3 sudah mulai dilakukan uji bunyi sebagai tahap pengecekan,” paparnya. Dari total meriam yang tersedia, sebanyak 108 unit merupakan meriam balok dari kayu gelondongan, sedangkan 129 unit lainnya merupakan meriam non-balok dari bahan paralon maupun besi. Fajriudin berharap seluruh pihak dapat menjaga ketertiban dan menargetkan Festival Meriam Karbit dapat kembali digelar secara penuh pada tahun 2027. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK