faktakalbar

3 Remaja Lawan Petugas Saat Penertiban,Seorang Bawa Senjata Tajam, Keok Diangkut ke Mapolsek

Penulis: Redaksi Sunday, 17 March 2024 📖 1 menit
3 Remaja Lawan Petugas Saat Penertiban,Seorang Bawa Senjata Tajam, Keok Diangkut ke Mapolsek
KUBU RAYA - Patroli Presisi Spartan Polres Kubu Raya membubarkan sekumpulan remaja di Jalan Angkasa Pura Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, pada Jumat (15/3) Pukul 22.00 Wib. Diduga remaja ini hendak melakukan aksi tawuran. Sempat terjadi aksi perlawanan dari tiga orang remaja terhadap Tim Patroli Presisi Spartan Polres Kubu Raya saat membubarkan sepuluh orang remaja tersebut, tak tunggu lama petugas pun langsung mengambil tindakan represif, saat digeledah ternyata salah satu dari tiga remaja ini membawa senjata tajam. Tim Patroli Presisi Spartan Polres Kubu Raya langsung menyita senjata tersebut untuk mencegah potensi bahaya lebih lanjut dan mengamankan ketiga remaja ke Polsek Sungai Raya untuk melakukan interogasi. Dari hasil introgasi, ketiganya berdalih senjata tajam itu untuk berjaga jaga. Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan pengamanan terhadap 3 orang remaja usia tanggung oleh Tim Patroli Presisi Spartan Polres Kubu Raya di Jalan Angkasa Pura Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. "Tiga remaja ini setelah kita amankan kita berikan tausiah, kemudian di data selanjutnya kita panggil orang tuanya masing masing," kata Ade, Sabtu (16/3). "Kemudian setelah kita jelaskan kepada orang tua dari ketiga remaja ini, mereka diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,"terang Ade. Ketiga Remaja ini berinisial RY (15), BS (14) dan MJK (14) berlutut menangis sembari meminta maaf kepada orang tuanya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Ketiganya pun meminta maaf kepada petugas dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. "Para orang tua diharapkan untuk mengetahui aktifitas anaknya sehingga dapat menjaga keamanan dan mencegah anak berbuat yang dapat merugikan dirinya dan orang lain, karena yang mengetahui kondisi anak hanya orang tuanya dan setiap adegan penyesalan ada diakhir," tegas Ade.(rfk/*r)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK