3 Sayur Khas Sintang yang Bikin Kangen Rumah
Faktakalbar.id, LIFETYLE -
Bagi perantau yang berasal dari Sintang, ada kalanya rasa rindu pada kampung halaman tidak hanya datang dari ingatan akan keluarga, tapi juga dari sepiring masakan sayur yang
otentik
.
Masakan sayur khas Sintang memiliki keunikan tersendiri, dengan cita rasa rempah dan bahan-bahan lokal yang sulit ditemukan di tempat lain.
Berikut adalah tiga masakan sayur khas Sintang yang seringkali bikin perantau
homesick
dan ingin segera kembali.
1. Oseng Pakis Salai Lais
Baca Juga:
Membangun Asa dari Sintang: 5 Anak PKH Melangkah ke Sekolah Rakyat
Jika kamu merindukan cita rasa sayuran yang gurih dan sedikit
smoky
, maka Oseng Pakis Salai Lais adalah jawabannya.
Masakan ini memadukan sayur pakis yang segar dengan ikan lais asap (
salai
).
Perpaduan tekstur renyah dari pakis dan gurihnya ikan lais asap menciptakan harmoni rasa yang sangat khas Sintang.
Menu ini bukan sekadar lauk, melainkan simbol kebersamaan di meja makan keluarga.
2. Tumis Rebung
Rebung, atau tunas bambu muda, di Sintang tidak hanya dimasak dengan kuah santan seperti di daerah lain, tapi juga sering diolah menjadi tumisan.
Tumis Rebun
g
khas Sintang biasanya dimasak dengan bumbu sederhana, sehingga rasa alami rebung yang renyah dan sedikit manis tetap menonjol.
Makanan ini seringkali menjadi menu andalan harian yang mudah ditemukan di pasar tradisional Sintang, dan rasanya selalu mengingatkan pada suasana rumah yang hangat.
3. Pacri Nanas
Meski namanya "pacri nanas," hidangan ini bukanlah buah-buahan, melainkan sayuran yang disajikan dengan cara unik.
Pacri Nanas adalah perpaduan antara terong rebus dan nanas, yang dimasak dalam kuah kental dengan bumbu rempah seperti cabe, kayu manis, dan gula aren.
Rasanya yang unik—manis, pedas, dan sedikit asam—menjadi ciri khas kuliner Sintang yang otentik.
Masakan ini membuktikan bahwa sayuran bisa diolah menjadi hidangan yang kaya rasa dan tidak membosankan.
Tiga sayur ini adalah lebih dari sekadar makanan; mereka adalah pengingat akan keunikan Sintang dan kehangatan rumah.
Setiap suapannya membawa kembali memori dan kerinduan, membuat hati para perantau merasa sedikit lebih dekat dengan kampung halaman.
Baca Juga:
Sintang Perkuat Komitmen Wujudkan ‘Satu Data Sintang’ untuk Pembangunan Akuntabel
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.