faktakalbar

4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Terinjak Paku: Jangan Panik, Lakukan Ini!

Penulis: Redaksi Tuesday, 10 February 2026 📖 2 menit
4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Terinjak Paku: Jangan Panik, Lakukan Ini!
Faktakalbar.id, LIFESTYLE  - Kecelakaan kecil bisa terjadi kapan saja, termasuk saat kita sedang berjalan tanpa alas kaki atau bekerja di area konstruksi rumah. Salah satu insiden yang paling sering terjadi dan menimbulkan kepanikan adalah terinjak paku. Rasa nyeri yang tajam seringkali membuat kita bingung harus berbuat apa. Padahal, penanganan yang lambat atau salah bisa berujung pada infeksi serius, bahkan risiko tetanus . Baca Juga:  Pascainsiden Molotov, Bupati Sujiwo Tinjau Pemulihan Lingkungan SMPN 3 Sungai Raya Jika kamu atau orang terdekat mengalami hal ini, jangan panik. Berikut adalah 4 langkah pertolongan pertama yang wajib dilakukan segera. 1. Cabut Paku dan Tekan Area Luka Langkah pertama adalah memastikan benda asing tersebut keluar dari kulit. Jika paku menancap tidak terlalu dalam, cabutlah secara perlahan dan hati-hati. Namun, jika paku menancap sangat dalam atau benda tersebut besar dan bergerigi, sebaiknya segera bawa ke IGD agar dicabut oleh tenaga medis untuk menghindari kerusakan jaringan lebih parah. Setelah paku terlepas, segera tekan area luka dengan kain bersih atau kassa steril. Lakukan penekanan selama 5–10 menit hingga pendarahan berhenti. Jika darah menembus kain, tambahkan lapisan kain baru di atasnya tanpa membuka lapisan pertama. 2. Cuci Luka di Bawah Air Mengalir Setelah pendarahan berhenti atau melambat, segera bersihkan luka. Jangan hanya diusap, tapi letakkan kaki di bawah kucuran air bersih yang mengalir (air keran) selama 5 sampai 10 menit. Gunakan sabun yang lembut untuk membersihkan area di sekitar luka guna menghilangkan kotoran, debu, atau karat yang mungkin menempel. Hindari menyikat bagian dalam luka karena bisa memicu pendarahan ulang. Langkah ini krusial untuk membuang bakteri Clostridium tetani yang mungkin terbawa masuk. 3. Oleskan Krim Antibiotik dan Perban Setelah luka bersih dan dikeringkan dengan menepuk-nepuk (jangan digosok) menggunakan handuk bersih, oleskan krim atau salep antibiotik tipis-tipis. Ini berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kelembapan luka agar cepat sembuh. Kemudian, tutup luka dengan perban steril atau plester. Pastikan perban tidak terlalu kencang agar aliran darah tetap lancar. Ganti perban setidaknya sekali sehari atau setiap kali perban menjadi basah atau kotor. 4. Segera Cek Status Vaksinasi Tetanus Ini adalah langkah yang paling vital. Paku, terutama yang berkarat atau kotor karena tanah, adalah sarang bakteri penyebab tetanus. Infeksi ini menyerang sistem saraf dan bisa berakibat fatal. Segera kunjungi dokter untuk konsultasi. Jika kamu belum pernah disuntik tetanus atau vaksin terakhirmu sudah lebih dari 5–10 tahun yang lalu, dokter biasanya akan memberikan suntikan booster tetanus (ATS/TT). Jangan remehkan langkah ini meskipun lukanya terlihat kecil dan sudah kering. Baca Juga:  FKDM Kalbar Soroti Insiden Bom Molotov di SMPN 3 Kubu Raya, Desak Evaluasi Pola Pendidikan (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK