faktakalbar

40 Titik Api Karhutla Terpantau di Sambas, Pemadaman Terkendala Gambut dan Air

Penulis: Redaksi Friday, 25 July 2025 📖 2 menit
40 Titik Api Karhutla Terpantau di Sambas, Pemadaman Terkendala Gambut dan Air
Faktakalbar.id, SAMBAS – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas meningkat drastis dengan terpantau sebanyak 40 titik api dalam satu hari. Baca Juga:   Air Sungai Sambas Tercemar, DPRD Minta DLHK Kalbar Turun Tangan Wakil Komandan Regu Manggala Agni Sambas , Redy, menyebutkan bahwa timnya langsung merespons laporan kemunculan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah. “ Untuk terkait hotspot (Hs) di Kabupaten Sambas untuk saat ini jumlahnya hari ini saja terpantau 40 titik HS di Kabupaten Sambas ,” jelasnya pada Rabu (10/07/2025). Tim Manggala Agni, menurut Redy, telah melakukan pengecekan lapangan (ground check) ke sejumlah titik panas. " Dan Manggala Agni sudah melakukan ground check hotspot di beberapa titik yang terpantau ," tambahnya. Upaya pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta masyarakat. Titik fokus pemadaman berada di Desa Trimandayan, Kecamatan Teluk Keramat. “ Bahkan hari ini tim Manggala Agni gabungan dengan TNI, Polri, KPH dan masyarakat berjibaku melakukan pemadaman di Desa Trimandayan Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas ,” ungkap Redy. Namun, Redy mengungkapkan tantangan utama dalam pemadaman adalah kondisi lahan gambut yang menyebabkan api membakar dari bawah permukaan tanah. “ Lokasi yang dipadamkan itu tanahnya gambut yang mana apinya makan di bawah sehingga sulit untuk melakukan pemadaman secara maksimal ,” jelasnya. Selain itu, keterbatasan sumber air juga menjadi kendala besar. “ Dan juga kendala sumber air di lapangan yang sangat sedikit, tim saat ini masih melanjutkan pemadaman sampai waktu yang belum bisa ditentukan ,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Marjuni, menyampaikan bahwa berdasarkan data dari BMKG, titik-titik panas tersebar di enam kecamatan, dengan sebaran terbanyak di Teluk Keramat. “ Yang terbanyak di Teluk Keramat ,” ungkap Marjuni. Marjuni mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Baca Juga:  Prajurit Tanjungpura Padamkan Karhutla di Kubu Raya “ Apabila mengetahui adanya lahan terbakar, sedini mungkin dapat memadamkan secara mandiri, dan bila sudah mulai membesar segera laporkan ke pemerintah desa petugas/MPA/relawan di desa ,” imbaunya. Ia juga meminta masyarakat menggunakan masker saat kabut asap mulai menyelimuti wilayah. “ Bila kabut asap mulai pekat, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah ,” pungkasnya. (DNS)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK