faktakalbar

5 Cara Menjaga Handuk Tetap Segar dan Bebas Apek di Kamar Mandi

Penulis: Redaksi Tuesday, 11 November 2025 📖 2 menit
5 Cara Menjaga Handuk Tetap Segar dan Bebas Apek di Kamar Mandi
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Kamar mandi adalah "habitat" alami handuk, tetapi sekaligus menjadi musuh terbesarnya. Sifatnya yang lembap, hangat, dan sering kali minim sirkulasi udara adalah lingkungan sempurna bagi jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Inilah yang menyebabkan handuk cepat sekali berbau apek, bahkan setelah baru dicuci. Namun, dengan beberapa kebiasaan sederhana, Anda bisa menjaga koleksi handuk tetap segar, wangi, dan higienis meski menyimpannya di dalam kamar mandi. Baca Juga:  Baju Kusut Tanpa Setrika? Coba 3 Trik Ajaib Ini Agar Tetap Rapi Berikut adalah 5 tips yang bisa Anda terapkan. 1. Gantung dan Bentangkan Sempurna Setelah Dipakai Kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah menggantung handuk basah di hook (gantungan) atau meletakkannya begitu saja di balik pintu. Ini membuat handuk terlipat dan menumpuk, sehingga bagian dalamnya tidak akan pernah kering sempurna. Selalu bentangkan handuk di towel bar (palang handuk) setelah digunakan. Semakin lebar handuk terbentang, semakin cepat ia kering dan semakin kecil kemungkinan bakteri berkembang biak. Jika kamar mandi Anda memiliki jendela, membukanya selama 15-20 menit setelah mandi juga sangat membantu sirkulasi udara. 2. Pastikan 100% Kering Sebelum Disimpan Ini berlaku untuk handuk yang baru selesai dicuci dan dikeringkan. Seringkali kita merasa handuk sudah kering di permukaan, namun bagian jahitan atau bagian yang lebih tebal masih menyimpan sisa kelembapan. Menyimpan handuk dalam kondisi "sedikit" lembap di dalam lemari atau rak adalah undangan terbuka bagi jamur. Sebelum melipat dan menyimpannya, pastikan handuk benar-benar kering total. 3. Pilih Rak Penyimpanan Terbuka Jika Anda menyimpan handuk bersih di kamar mandi, pertimbangkan kembali penggunaan lemari tertutup. Lemari tertutup di dalam kamar mandi yang lembap cenderung memerangkap kelembapan dan membuat sirkulasi udara menjadi nol. Pilihlah model penyimpanan terbuka seperti rak dinding, ladder shelf (rak tangga), atau troli. Sistem ini memungkinkan adanya aliran udara di sekitar tumpukan handuk, menjaganya tetap kering dan segar lebih lama. 4. Stop Menggunakan Pelembut Pakaian (Fabric Softener) Ini mungkin terdengar ironis, tetapi pelembut pakaian sebenarnya adalah musuh handuk. Pelembut bekerja dengan melapisi serat kain dengan lapisan tipis berbahan kimia (mirip lilin) agar terasa lembut. Lapisan ini tidak hanya mengurangi daya serap handuk secara drastis, tetapi juga mengunci kelembapan dan sisa detergen. Tumpukan yang terperangkap inilah yang menjadi "makanan" bagi bakteri penyebab bau apek. 5. Cuci Rutin dengan Cuka Putih Jika handuk sudah telanjur berbau apek, jangan buru-buru membuangnya. Bau tersebut bisa dihilangkan dengan mudah. Alih-alih menggunakan detergen dan pelembut, coba cuci handuk dengan satu cangkir cuka putih (tanpa tambahan lain) menggunakan air panas. Cuka adalah disinfektan alami yang sangat efektif membunuh jamur dan menetralkan bau. Setelah siklus cuka selesai, cuci kembali seperti biasa menggunakan detergen. Lakukan perawatan ini sebulan sekali untuk menjaga kesegaran handuk. Baca Juga:  Bank Kalbar Hadirkan Belanja Baju Lebaran untuk Anak Yatim Piatu (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK