faktakalbar

6 Jam Geledah Kantor Pemkab Ponorogo, KPK Bawa 3 Koper dari Ruang Bupati dan Sekda

Penulis: Redaksi Wednesday, 12 November 2025 📖 1 menit
6 Jam Geledah Kantor Pemkab Ponorogo, KPK Bawa 3 Koper dari Ruang Bupati dan Sekda
Faktakalbar.id, PONOROGO – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) melakukan Penggeledahan KPK di Ponorogo, tepatnya di kompleks kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur. Penggeledahan yang berlangsung lebih dari enam jam pada Selasa (11/11/2025) sore itu berakhir dengan penyitaan tiga koper berisi dokumen. Baca Juga: Efek Kasus Suap Bupati, KPK Kini Dalami Proyek Monumen Reog Ponorogo Penggeledahan ini menyasar ruang kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono. Keduanya diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi. Pantauan di lokasi menunjukkan para petugas KPK keluar dari gedung sekitar pukul 17.45 WIB. Mereka terlihat membawa koper-koper besar yang diduga kuat berisi dokumen hasil penyitaan. Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Ponorogo, Hadi Priyanto, membenarkan adanya Penggeledahan KPK di Ponorogo tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara rinci isi dokumen yang dibawa oleh tim penyidik. “Yang jelas ada dokumen yang dibawa. Saya hanya menyaksikan saja, yang mendampingi tadi Pak Asisten,” kata Hadi di Ponorogo. Ia menambahkan, dirinya hanya mendampingi petugas di area luar ruangan bupati dan sekda, sehingga tidak mengetahui apakah ada ruangan lain yang turut digeledah. “Kalau yang lain saya kurang tahu. Saya hanya mendampingi di sini,” ujarnya. Menurut Hadi, proses penggeledahan di ruang Sekda berlangsung lebih lama dibanding ruang kerja bupati yang berada di lantai yang sama. “Kopernya dibawa sendiri oleh petugas. Tapi berkas apa saja yang dimasukkan saya tidak tahu,” katanya. Hadi menambahkan, penggeledahan dilakukan agar ruangan yang sebelumnya disegel oleh KPK dapat kembali digunakan untuk kegiatan pemerintahan. “Setelah penggeledahan dilakukan, ruangan bisa dipakai lagi,” tuturnya. Sementara itu, para anggota tim penyidik KPK memilih bungkam saat meninggalkan kantor bupati. Mereka langsung menuju kendaraan dinas. Tiga koper berisi dokumen tersebut diduga akan dibawa ke Jakarta untuk keperluan penyidikan lanjutan. Baca Juga: Total 13 Orang Ditangkap KPK di Ponorogo, 7 Di Antaranya Dibawa ke Gedung Merah Putih (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK