6 Makanan yang Wajib Dihindari Penderita Asam Urat agar Sendi Tak Sering Nyeri
Faktakalbar.id, LIFESTYLE
— Bagi penderita
asam urat
atau
gout arthritis
, menjaga pola makan bukan sekadar saran, melainkan keharusan untuk menghindari serangan nyeri yang melumpuhkan.
Rasa nyeri yang menusuk pada sendi sering kali dipicu oleh kadar
purin
yang terlalu tinggi dalam tubuh.
Purin adalah zat alami yang ditemukan dalam makanan, yang jika dipecah oleh tubuh, akan menghasilkan asam urat.
Untuk mencegah serangan nyeri mendadak dan menjaga kualitas hidup, berikut adalah 6 jenis makanan yang wajib Anda hindari atau batasi secara ketat:
Baca Juga:
5 Faktor Pemicu Asam Urat di Usia Muda: Bukan Lagi Penyakit Lansia
1. Jeroan Hewan
Segala jenis jeroan seperti hati, ginjal, limpa, paru, hingga usus adalah "musuh utama" penderita asam urat.
Jeroan memiliki kadar purin yang sangat ekstrem dibandingkan bagian daging lainnya.
Mengonsumsi sedikit saja jeroan dapat langsung memicu lonjakan kadar asam urat dalam darah secara instan.
2. Daging Merah Tertentu
Daging sapi, kambing, dan domba memiliki kandungan purin yang cukup tinggi.
Meskipun mengandung protein penting, konsumsi harian yang berlebihan dapat memperburuk kondisi sendi.
Jika ingin mengonsumsi protein hewani, pilihlah daging putih seperti ayam (tanpa kulit) dalam porsi yang sangat terkontrol.
3. Makanan Laut (
Seafood
)
Beberapa jenis hasil laut dikenal sebagai
high-purine foods
.
Kerang, udang, kepiting, serta ikan seperti sarden, makarel, dan teri sebaiknya dihindari.
Senyawa dalam makanan laut ini diketahui sangat efektif memicu pembentukan kristal urat pada persendian yang menyebabkan peradangan hebat.
4. Minuman Manis dan Tinggi Fruktosa
Banyak yang tidak menyadari bahwa gula cair juga sangat berbahaya.
Minuman kemasan, soda, dan sirup yang tinggi fruktosa dapat merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak asam urat.
Riset menunjukkan bahwa konsumsi fruktosa berlebih memiliki korelasi langsung dengan kekambuhan
gout
.
5. Minuman Beralkohol, Terutama Bir
Bir mengandung banyak ragi yang merupakan sumber purin.
Selain itu, alkohol secara umum dapat mengganggu kinerja ginjal dalam membuang asam urat.
Akibatnya, asam urat justru mengendap dan mengkristal di dalam tubuh alih-alih dikeluarkan melalui urin.
6. Produk Olahan Ragi
Beberapa jenis roti, kue, atau camilan yang menggunakan ragi dalam jumlah banyak dapat berkontribusi pada peningkatan kadar purin.
Selain itu, penyedap rasa atau makanan olahan yang mengandung ekstrak ragi (
yeast extract
) sebaiknya dihindari untuk menjaga stabilitas kadar asam urat Anda.
Baca Juga:
Sering Dianggap Gulma, Ini 7 Manfaat Sirih Cina untuk Asam Urat dan Wajah
(Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.