faktakalbar

Pemalsuan Oli Mesran Pertamina Marak di Kalbar

Penulis: Redaksi Saturday, 09 November 2024 📖 2 menit
Pemalsuan Oli Mesran Pertamina Marak di Kalbar
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemalsuan oli Mesran , produk pelumas milik Pertamina , marak ditemukan di Kalbar. Kasus ini sudah berlangsung cukup lama dan berdampak buruk pada performa kendaraan para pengguna. Pemalsuan oli yang tidak hanya merugikan Pertamina sebagai produsen, namun juga masyarakat luas, khususnya para pemilik kendaraan bermotor yang menggunakan produk tersebut. Iit, seorang pemilik bengkel di kawasan Jalan Tabrani Ahmad Pontianak yang diwawancari langsung wartawan Faktakalbar pada minggu (3/11/2024) , mengungkapkan keprihatinannya terkait masalah ini. Ia menyebutkan bahwa oli palsu telah beredar di Pontianak sejak bertahun-tahun lalu, bahkan sering kali ditemukan di bengkelnya saat melakukan pengecekan kendaraan milik pelanggan. “Pemalsuan oli ini sudah lama, bahkan mungkin sudah lebih dari 10 tahun beredar di Pontianak. Saya tahu ini dari banyaknya kasus di bengkel saya sendiri, di mana mobil pelanggan mengalami kerusakan mesin akibat oli palsu,” jelas Iit. Ia menambahkan bahwa oli palsu ini menggunakan bahan baku oli bekas yang didaur ulang, sehingga kualitasnya jauh di bawah standar dan sangat berisiko bagi mesin. Baca Juga:  TNI Gerebek Gudang Oli Palsu di Sumut, Peredaran Oli Palsu di Kalbar Masih Marak Iit juga menjelaskan bahwa ia menghindari penggunaan oli Mesran bagi pelanggan di bengkelnya karena takut mendapatkan oli palsu. “Saya tidak mengarahkan pelanggan menggunakan oli ini karena risiko mendapatkan oli palsu terlalu tinggi. Mesin mobil jadi mudah rusak, padahal ini bukan kesalahan pengguna, tetapi karena kualitas oli yang tidak sesuai standar,” ungkapnya. Kendati permasalahan ini sudah lama terjadi, Iit mengaku heran mengapa hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak kepolisian maupun Pertamina untuk menindak pelaku pemalsuan. “Saya heran mengapa Polresta Pontianak dan Pertamina tidak bertindak. Ini bukan hanya soal kerugian perusahaan, tapi juga kerugian masyarakat. Pemerintah dan Pertamina semestinya lebih tegas menanggapi kasus ini,” ujarnya. Baca Juga:  Terkait Peredaran Oli Palsu, Kanwil Pajak Kalbar Sedang Selidiki Entitas Seseorang Maraknya peredaran oli palsu di Pontianak ini diharapkan dapat segera mendapat perhatian dari pihak berwenang agar masyarakat, terutama pemilik kendaraan bermotor, terlindungi dari produk ilegal yang dapat merusak kendaraan mereka. Masyarakat diharapkan juga berhati-hati dalam menggunakan oli Mesran dari Pertamina karena banyak beredar produk palsu. Oli ini sangat diminati oleh masyarakat Pontianak karena harganya yang ekonomis. (amb)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK