faktakalbar

Abdul Lafaz Isnainy: Dorong Kinerja Syariah dan Inovasi Sosial Pegadaian di Kalimantan Barat

Penulis: Redaksi Tuesday, 24 June 2025 📖 2 menit
Abdul Lafaz Isnainy: Dorong Kinerja Syariah dan Inovasi Sosial Pegadaian di Kalimantan Barat
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Di balik terselenggaranya Khitanan Massal "Langkah Emas Anak Soleh" yang baru saja digelar PT Pegadaian di Pontianak, Minggu (22/6/2025), peran kepemimpinan Abdul Lafaz Isnainy, Senior Vice President PT Pegadaian Area Kalimantan Barat , patut diapresiasi. Dalam konferensi pers usai kegiatan, Abdul Lafaz menggarisbawahi komitmen Pegadaian dalam mengembangkan layanan Syariah serta program-program kontribusi sosial yang inovatif bagi masyarakat Kalimantan Barat. "Betul tadi apa yang disampaikan oleh Pak Holil (Kadiv Unit Usaha Syariah), jadi di Pegadaian itu ada unit Syariahnya juga," ujar Abdul Lafaz, menjelaskan jenis layanan di Pegadaian. Ia menyoroti bagaimana Pegadaian tidak hanya menyediakan layanan konvensional, tetapi juga memiliki cabang-cabang khusus untuk nasabah yang memprioritaskan layanan berbasis Syariah. Abdul Lafaz mengungkapkan pencapaian kinerja Unit Syariah di Pontianak. Baca Juga:   Asyik Main Game Saat Dikhitan, Abdi Hafiz Jadi Bukti Modernitas Khitanan Massal Pegadaian Pontianak "Alhamdulillah di Pontianak ini cabangnya kami kinerjanya untuk tahun ini yang paling tinggi dibandingkan dengan yang konvensional, walapun dan dimanapun nasabah memerlukan layanan Syariah tetap bisa dilakukan di outlet konvensional," tegasnya. Hal ini menunjukkan tren positif dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Syariah Pegadaian di wilayah tersebut. Lebih lanjut, Abdul Lafaz memaparkan visi Pegadaian untuk program-program sosial ke depan, khususnya yang bersumber dari Dana Kebajikan Umat (DKU). "Kalau untuk waktu dekat paling hanya kegiatan yang sifatnya rutin, kami punya binaan bank sampah oleh Pegadaian," katanya, merujuk pada inisiatif pemberdayaan lingkungan yang sudah berjalan. Namun, fokus utama untuk program sosial skala besar dari DKU akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. "Untuk kegiatan yang bentuk sosial dari Dana Kebajikan Umat, menyesuaikan dengan konteks yang ada tergantung ini kebutuhannya apa ini, misalnya di Pontianak," jelas Abdul Lafaz. Ia mencontohkan, jika khitanan massal hari ini fokus pada kesehatan, maka ke depannya Pegadaian berencana untuk lebih aktif di sektor pendidikan. "Contohnya kami sudah kerja sama dengan UNTAN untuk Creative Lounge. Sekarang sudah proses pembuatan, mudah-mudahan tahun ini sudah bisa kita resmikan," ungkap Abdul Lafaz. Baca Juga:   Tips Pasca-Khitan: Kunci Pemulihan Optimal Menurut dr. Imam Khoirul Fajri di Khitanan Massal Pegadaian Pontianak Memberikan gambaran konkret tentang komitmen Pegadaian dalam mendukung infrastruktur pendidikan dan inovasi bagi generasi muda di Kalimantan Barat. Proyek ini menunjukkan langkah progresif Pegadaian dalam menyalurkan dana kebajikan umat untuk dampak jangka panjang. Melalui kepemimpinannya Abdul Lafaz Isnainy, PT Pegadaian Area Kalimantan Barat tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi berkelanjutan untuk kesejahteraan serta kemajuan pendidikan masyarakat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK