faktakalbar

Tingkatkan Kualitas Layanan, PDAM Pontianak Lakukan Pengurasan di IPA Imam Bonjol Malam Ini

Penulis: Redaksi Sunday, 15 March 2026 📖 1 menit
Tingkatkan Kualitas Layanan, PDAM Pontianak Lakukan Pengurasan di IPA Imam Bonjol Malam Ini
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa Pontianak mengumumkan rencana pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) 01 Imam Bonjol yang akan berdampak pada distribusi air di sejumlah wilayah. Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan menjaga kualitas air bersih bagi pelanggan. Berdasarkan pengumuman resmi tersebut, pengerjaan akan dilaksanakan pada Sabtu, 14 Maret 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Estimasi waktu pengerjaan diprediksi memakan waktu sekitar 4 jam. Selama proses pengurasan berlangsung, tekanan dan debit air yang mengalir ke rumah pelanggan dipastikan akan mengecil atau tidak lancar. Baca Juga:  Evaluasi Layanan Perumdam Tirta Khatulistiwa: Uji Coba IPA Nipah Kuning hingga Insentif Biaya Admin Pihak Perumda Tirta Khatulistiwa mengimbau kepada pelanggan di wilayah terdampak untuk segera menampung air sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kekosongan stok air selama proses pemeliharaan berlangsung. Beberapa wilayah yang akan mengalami gangguan distribusi air antara lain: Jl. Merdeka Barat dan Jl. Merdeka Timur Jl. Tanjung Pura Jl. Veteran Jl. Sutoyo dan sekitarnya Jl. Ayani Jl. Gajah Mada Jl. K.H. A. Dahlan Jl. Pak Kasih Pelanggan diharapkan bersabar selama proses pengerjaan IPA 1 yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No. 430, Pontianak Selatan tersebut. Distribusi air akan kembali normal secara bertahap setelah seluruh pengerjaan teknis selesai dilakukan. Baca Juga:  Kelola Air Bersih Lewat Skema Investasi Swasta, Perumdam Tirta Khatulistiwa Jadi Rujukan PDAM Jambi (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK