AHY Perintahkan Kader Demokrat Turun ke Desa Rebut Suara Pemilu 2029 di Jawa Tengah
Faktakalbar.id, SEMARANG —
Partai Demokrat mulai memanaskan mesin politik untuk membidik target kemenangan maksimal pada kontestasi Pemilu 2029 di Jawa Tengah.
Ketua Umum Partai
Demokrat
, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran kadernya di provinsi tersebut untuk bekerja proaktif turun langsung menjaring aspirasi masyarakat hingga ke wilayah perdesaan.
Baca Juga:
Buka Musda IV Demokrat Jateng, AHY Instruksikan Kader Jemput Bola Rebut Suara Pemilu 2029
Instruksi strategis pemenangan tersebut digaungkan oleh AHY saat memberikan pengarahan pembuka dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di Hotel Tentrem, Kota Semarang, pada Jumat (17/4/2026).
Melalui telekonferensi, AHY menyoroti status Jawa Tengah sebagai provinsi dengan demografi besar yang memiliki 35 wilayah kabupaten dan kota. Kondisi tersebut dinilai sebagai basis pemilih esensial untuk mendongkrak perolehan suara secara nasional.
Guna merealisasikan target kemenangan pada Pemilu 2029 di Jawa Tengah, AHY menilai kerja kolektif kepartaian dan penguatan komunikasi di akar rumput adalah sebuah kewajiban.
Ia meminta para kader yang saat ini memegang amanah di jabatan pemerintahan maupun dewan untuk memaksimalkan kinerja sebagai representasi kualitas partai.
“Pastikan bahwa sampai ke desa-desa, sampai kelurahan-kelurahan, bahkan masyarakat yang ada di akar rumput mengetahui bahwa Demokrat tetap eksis dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama melalui kader-kader kita yang diamanahi jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.
Lebih jauh, AHY membedah filosofi di balik penggunaan diksi 'merebut' yang ia tekankan kepada para kader daerah.
Baca Juga:
Lukisan Kuda Api Jadi Jembatan Kepedulian, AHY Salurkan Bantuan untuk Warga Singkawang
Menurut AHY, kontestasi politik modern saat ini menuntut pergerakan yang lincah dan aktif menjemput bola ke lapangan, alih-alih sekadar bersikap pasif mengharapkan dukungan publik yang datang dengan sendirinya.
"Rebut kemenangan, rebut hati dan pikiran rakyat kita. Mengapa saya menggunakan kata rebut? Karena memang kita harus aktif. Bukan menunggu orang menyukai kita, bukan menunggu agar masyarakat kenal dengan Demokrat agar memilih kita, tapi kitalah yang punya kebutuhan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat kita memenangkan suara mereka Pemilu 2029," tuturnya merinci taktik lapangan.
Instruksi pemenangan ini langsung diserap oleh ratusan pimpinan daerah yang hadir. Agenda tersebut diikuti langsung oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Rinto Subekti, serta seluruh Ketua DPC se-Jawa Tengah yang siap menjalankan mesin partai dalam menyambut pemilu mendatang.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.