Air Mati atau Pipa Bocor? Catat, Ini Nomor Hotline dan WA Pengaduan PDAM Tirta Khatulistiwa
Faktakalbar.id, PONTIANAK
- Mengalami gangguan layanan air bersih di wilayah Kota Pontianak, seperti air tidak mengalir, air keruh, atau menemukan kebocoran pipa di jalan?
Masyarakat diimbau untuk tidak menunggu lama dan segera melaporkannya ke layanan pelanggan resmi
Perumdam Tirta Khatulistiwa
.
Penanganan yang cepat atas laporan, terutama untuk kebocoran pipa, sangat penting untuk mengurangi kehilangan air (NRW) dan mempercepat pemulihan layanan.
Untuk memudahkan pelanggan, PDAM Tirta Khatulistiwa telah menyediakan beberapa kanal pengaduan utama, baik melalui telepon maupun pesan instan
WhatsApp
.
Baca Juga:
Siap-siap Tampung Air! PDAM Pontianak Umumkan Jadwal Pengurasan 9 Booster, Distribusi Bakal Terganggu
Kanal Pengaduan Resmi PDAM Tirta Khatulistiwa
Pelanggan dapat menghubungi
call center
atau mengirim pesan ke nomor
WhatsApp
resmi yang telah disediakan.
Layanan ini ditujukan untuk berbagai keluhan, mulai dari gangguan distribusi, kualitas air, hingga laporan kebocoran.
Berikut adalah daftar nomor penting yang harus disimpan oleh setiap pelanggan PDAM Tirta Khatulistiwa:
Call Center
(Telepon):
0861-769999
Layanan
WhatsApp
(WA):
0811-567-567
Lapor via Media Sosial
Selain melalui saluran telepon dan WA, PDAM Tirta Khatulistiwa juga cukup aktif menerima laporan dan keluhan pelanggan melalui media sosial.
Pelanggan bisa mengirimkan pesan langsung (Direct Message/DM) ke akun Instagram resmi mereka di:
Instagram:
@perumdamtirtakhatulistiwaptk
Siapkan Data Ini Sebelum Melapor
Untuk mempercepat proses verifikasi dan tindak lanjut di lapangan, pelanggan diimbau untuk menyiapkan data-data berikut sebelum menghubungi
hotline
:
Nomor Pelanggan (ID Pelanggan):
Ini adalah data terpenting untuk melacak lokasi Anda.
Nama Pelapor:
Nama yang terdaftar sesuai di rekening.
Alamat Lengkap:
Alamat lokasi gangguan secara detail, termasuk patokan terdekat (khususnya untuk laporan kebocoran pipa di jalan).
Jenis Keluhan:
Jelaskan masalah yang dialami secara singkat dan jelas (misalnya: "Air mati total sejak pagi," "Ada pipa pecah di depan Gang ABC," atau "Air keruh dan berbau").
Dengan melaporkan gangguan secara cepat dan menyertakan data yang lengkap, penanganan oleh tim teknis PDAM diharapkan dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Baca Juga:
Marak Pencurian Meteran Air, Warga Pontianak Diminta Waspada! Ini Prosedur Penggantian dari Perumda Tirta Khatulistiwa
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.