faktakalbar

Air Sungai Babura Meluap, Banjir Medan Capai Ketinggian Sedada, Warga Dievakuasi TNI

Penulis: Redaksi Friday, 28 November 2025 📖 2 menit
Air Sungai Babura Meluap, Banjir Medan Capai Ketinggian Sedada, Warga Dievakuasi TNI
Faktakalbar.id, NASIONAL – Kota Medan, Sumatera Utara, kembali diterjang banjir besar, Kamis (27/11/2025). Banjir kali ini dinilai sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Luapan Sungai Babura menjadi pemicu utama yang menyebabkan air merendam rumah warga hingga mencapai ketinggian yang tak terduga. Ewin Tarigan (26), warga di Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, mengungkapkan keterkejutannya. Ia telah tinggal di permukiman tersebut sejak 2018. “Ketinggian air sudah sedada lebih di rumah saya. Bahkan gang sebelah lebih parah. Ini saya buru-buru mengungsi,” kata Ewin pada Kamis (27/11/2025). Ewin, yang tinggal di Jalan Bahagia, Gang Sada Arih, tepat di pinggir Sungai Babura, mengatakan hujan memang tidak berhenti sejak Rabu. Namun, ia yakin tingginya air bukan hanya disebabkan hujan. "Air masuk rumah kami sekitar jam 3 pagi. Bukan karena hujan saja, kayaknya memang karena meluapnya Sungai Babura karena kalau air hujan tidak sampai sedada tinggi airnya," ucap Ewin. Baca Juga:   BNPB Salurkan Bantuan Logistik untuk Penanganan Darurat Cuaca Ekstrem Sumbar Warga menyebut Banjir Medan Terbaru ini adalah yang paling parah. “Enggak nyangka aja bisa segitu dalamnya. Tapi, sejak saya tinggal di sini tahun 2018, hari ini banjir yang paling tinggi,” ujarnya. Banjir yang menerjang Kelurahan Titi Rantai ini menyebabkan kerugian material bagi Ewin. Barang-barang seperti tempat tidur, baju, kompor gas, piring, gelas, hingga sepatu hanyut. Beruntung, ia berhasil menyelamatkan alat elektronik seperti laptop, HP, dan motor. Respons Cepat TNI: Evakuasi Banjir Sungai Babura Prajurit TNI dari Yonkav 6/NK bergerak cepat melakukan Evakuasi Banjir Sungai Babura di lokasi lain yang terdampak parah, yaitu di Lingkungan V, Kelurahan Asam Kumbang, yang ketinggian airnya mencapai 1,5 meter. Danyonkav 6/NK, Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto, mengatakan percepatan respons menjadi prioritas utama. “Begitu laporan diterima, personel langsung kami gerakkan untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal maupun terjebak. Keselamatan masyarakat adalah fokus utama satuan,” katanya. Laporan adanya warga yang terperangkap langsung ditindaklanjuti. Setibanya di lokasi, personel melakukan penyisiran terhadap 15 rumah terdampak. Baca Juga:  BNPB Rilis Update Penanganan Bencana Nasional: Banjir hingga Angin Kencang Kepung Sejumlah Daerah Dalam proses evakuasi, satu keluarga yang terdiri dari empat orang dewasa dan satu bayi ditemukan terjebak di dalam rumah akibat tingginya genangan air. Seluruh anggota keluarga berhasil dievakuasi ke rumah warga yang aman. Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan apresiasi atas kesigapan prajurit Yonkav 6/NK. “Tindakan cepat ini menunjukkan kesiapsiagaan jajaran Kodam I/BB dalam menghadapi potensi bencana. Kodam tetap memantau kondisi lapangan dan menjaga koordinasi dengan instansi terkait agar penanganan dapat diberikan secara tepat dan berkelanjutan,” katanya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK