faktakalbar

Akhir Pekan Dihantam Cuaca Ekstrem, BNPB Catat Rentetan Bencana Hidrometeorologi di Indonesia

Penulis: Redaksi Monday, 30 March 2026 📖 2 menit
Akhir Pekan Dihantam Cuaca Ekstrem, BNPB Catat Rentetan Bencana Hidrometeorologi di Indonesia
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis catatan rangkaian bencana hidrometeorologi di Indonesia yang terjadi sepanjang akhir pekan, terhitung sejak Jumat (27/3/2026) hingga Minggu (29/3/2026) pagi. Fenomena hidrometeorologi basah seperti banjir dan angin kencang, serta hidrometeorologi kering berupa kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mendominasi laporan kebencanaan di sejumlah provinsi di Tanah Air. Baca Juga: Update Bencana Nasional: Jawa Masih Terpungung Banjir, Kalimantan Mulai Dilanda Karhutla Laporan pertama menyoroti musibah banjir yang melanda Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, pada Jumat (27/3/2026) pukul 22.56 WIB. Genangan air dipicu oleh hujan intensitas tinggi yang diperparah oleh tersumbatnya saluran pembuangan air. Insiden ini merendam 11 unit rumah warga, tiga fasilitas pendidikan, satu fasilitas umum, serta akses jalan sepanjang 30 meter. Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan penyedotan air untuk mempercepat surutnya genangan. Peristiwa banjir serupa dilaporkan terjadi di Desa Mantewe, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Sabtu (28/3/2026). Hujan lebat mengakibatkan sedikitnya 42 rumah warga terdampak genangan air. Berdasarkan pantauan visual di lapangan, kondisi banjir saat ini dilaporkan mulai berangsur surut. Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Dusun Laok Bindung dan Dusun Pesisir di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, terdampak hujan disertai angin kencang pada Jumat (27/3/2026). Bencana ini mengakibatkan enam rumah rusak, dengan rincian satu unit rusak berat dan lima unit rusak ringan. Kejadian angin kencang turut melanda Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, pada Sabtu (28/3/2026). Cuaca buruk menerjang Desa Kunci di Kecamatan Sidareja, Desa Bojongsari di Kecamatan Kedunreja, dan Desa Ciwalen di Kecamatan Dayeuhluhur. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga dan memutus jaringan listrik PLN. Tercatat 12 rumah rusak ringan, dua rusak sedang, dan satu rusak berat. Tim gabungan bersama warga langsung melakukan kerja bakti pembersihan material. Baca Juga: Karhutla Landa Simalungun, Empat Hektare Lahan di Gunung Maligas Hangus Terbakar Terkait bencana hidrometeorologi kering, BNPB melaporkan terjadinya karhutla di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (28/3/2026) pukul 11.30 WITA. Lahan seluas dua hektare di Desa Tanjung Limau ludes terbakar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. Karhutla juga menghanguskan enam hektare lahan gambut di Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Jumat (27/3/2026). Penyebab pasti kebakaran di Tarakan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Menyikapi tingginya frekuensi bencana hidrometeorologi di Indonesia tersebut, BNPB mengimbau seluruh masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Langkah mitigasi dapat dilakukan dengan memangkas dahan pohon yang rimbun, memperkuat struktur atap rumah, serta membersihkan saluran air dari sumbatan. BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi aman jika terjadi hujan lebat berdurasi lebih dari satu jam yang memicu peningkatan debit air sungai. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK