faktakalbar

Akhir Tahun Dikepung Bencana, Banjir hingga Angin Kencang Terjang Garut, Lombok, dan Kalsel

Penulis: Redaksi Sunday, 28 December 2025 📖 2 menit
Akhir Tahun Dikepung Bencana, Banjir hingga Angin Kencang Terjang Garut, Lombok, dan Kalsel
Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) melaporkan rentetan kejadian bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Indonesia menjelang pergantian tahun. Baca Juga:   Percepat Pemulihan Pasca Banjir, BNPB Targetkan Dokumen R3P Sumbar Rampung Januari 2026 Berdasarkan data yang dihimpun hingga Minggu (28/12/2025) pagi, banjir dan angin kencang akibat cuaca ekstrem mendominasi kejadian bencana mulai dari Jawa Barat , Nusa Tenggara Barat, hingga Kalimantan Selatan. Di Pulau Jawa, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang menerjang Kabupaten Garut pada Sabtu siang. Akibatnya, belasan rumah di Kecamatan Kadungora mengalami kerusakan dan puluhan jiwa terdampak. "Sedikitnya 17 unit rumah di dua desa di Kecamatan Kadungora... terdampak. Kejadian ini juga mengakibatkan 22 Kepala Keluarga (KK) atau 73 jiwa terdampak," tulis laporan BNPB. Sementara itu di Kabupaten Lombok Tengah , Nusa Tenggara Barat, hujan dengan intensitas lebat memicu banjir yang berdampak pada 386 kepala keluarga di Kecamatan Pujut. Petugas BPBD setempat telah diterjunkan untuk penanganan di lokasi. Baca Juga:   Gerebek Kawasan Gunung Dundang, Polres Lombok Tengah Tangkap 24 Terduga Pelaku Penambangan Emas Ilegal Kalsel Dikepung Banjir Dampak paling luas terjadi di Provinsi Kalimantan Selatan, di mana banjir melanda empat kabupaten/kota sekaligus. Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan saja, tercatat hampir 3.000 unit rumah terendam akibat luapan sungai. "Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh BPBD setempat sebanyak 2.946 unit rumah di dua kecamatan tersebut terdampak," catat laporan tersebut. Kondisi juga cukup parah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, di mana ketinggian air mencapai hingga dua meter dan merendam permukiman di bantaran sungai. Sementara di Kabupaten Balangan, banjir mengakibatkan akses dua jalan penghubung antar desa terputus. "Ketinggian muka air yang mencapai satu meter ini berdampak di tiga kecamatan... Banjir juga menggenangi dua akses jalan penghubung antar desa," rinci laporan mengenai kondisi di Balangan. Imbauan BNPB Merespons rentetan bencana ini, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang yang masih mungkin terjadi. Warga diminta menjauhi pohon besar yang rawan tumbang serta mengamankan dokumen penting. "Merespons berbagai kejadian bencana hidrometeorologi basah tersebut, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca..., Apabila beraktivitas di luar ruang, saat terjadi hujan deras dan angin kencang, diimbau untuk menjauhi pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang," imbau BNPB. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK