Demi Kualitas Animasi, One Piece Tinggalkan Jadwal Mingguan dan Beralih ke Format Musiman Mulai 2026
Faktakalbar.id, TOKYO –
Toei Animation
mengumumkan perubahan bersejarah bagi salah satu waralaba anime terbesar di dunia,
One Piece
.
Mulai tahun 2026, serial ini akan meninggalkan format penayangan mingguan (
weekly
) yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade dan beralih ke format musiman (
seasonal
) dengan maksimal 26 episode per tahun.
Jadwal baru ini akan dimulai setelah masa jeda produksi selama tiga bulan, yakni dari Januari hingga Maret 2026.
Baca Juga:
Tanggal Rilis Serial Live Action One Piece Musim 2 Diumumkan Netflix: 10 Maret 2026
Anime petualangan bajak laut ini dijadwalkan kembali tayang pada April 2026 untuk memulai
Arc Elbaph
, yang akan dibagi menjadi dua
cour
(bagian) dengan total hingga 26 episode untuk tahun tersebut.
Hindari Filler dan Perbaiki
Pacing
Pergeseran ke struktur musiman ini dilakukan untuk menyelaraskan
One Piece
dengan format anime modern serta memberikan waktu lebih bagi tim produksi untuk menjaga kualitas.
Langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah klasik tayangan mingguan jangka panjang, seperti episode pengisi (
filler
) dan penceritaan yang lambat (
pacing issues
) akibat materi anime yang terlalu cepat mengejar sumber aslinya di manga.
Baca Juga:
Demi Dongkrak Penonton Avatar 3, Disney Siapkan Strategi Rilis 4 Trailer Berbeda Avengers: Doomsday
Produser serial, Ryūta Koike, menyebut perubahan ini sebagai langkah strategis untuk mendukung kemajuan dan evolusi serial tersebut.
“Ke depannya, di bawah struktur dua cour, episode baru akan memuat lebih banyak konten, tempo, dan pacing dari manga sambil terus memanfaatkan penceritaan unik yang hanya dimungkinkan dengan animasi,”
tulis pernyataan resmi Toei.
Melalui platform X (sebelumnya Twitter), Toei meyakinkan penggemar agar tidak khawatir selama masa jeda dan bersiap untuk petualangan berikutnya.
Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi beban produksi sekaligus menyajikan adaptasi yang lebih setia pada karya asli Eiichiro Oda.
(Ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.