Aksi Damai Warga Saigon Tolak Tempat Biliar
FAKTA GRUP -
Warga Kelurahan Saigon dan Banjar Serasan menggelar aksi damai menolak tempat permainan biliar di Bacoot, Victory, dan Big Pool di Jalan Tanjung Raya II dan Jalan Tani. Aksi dimulai setelah sholat Jumat di Masjid Al Karim, dengan Habib Rizal Hasan Al Qadri, Imam Daerah FPI Kalimantan Barat, sebagai khotib.
Dalam pernyataan sikap, warga menegaskan, “Jangan kotori Kelurahan Saigon dengan biliar, karena Saigon banyak melahirkan ulama dan merupakan tempat religius serta memiliki banyak masjid.”
Dipimpin Habib Rizal, aksi ini melibatkan tokoh masyarakat, seperti DR. Syahrani M.Pd, Ust. Bustanul Arifin, Ust. Waldi Ahmad, dan lainnya. Mereka menolak tegas permainan biliar yang dianggap berpotensi mengarah pada perjudian.
“Kami tidak ngajak kelahi, Pak Ibu. Kami datang ke sini hanya ingin menolak permainan biliar ini yang sudah disepakati bersama pihak Bacoot pada bulan November. Kenapa tidak disepakati?” tegas Ust. Waldi Ahmad.
Ia juga menuntut penjelasan dari pihak Bacoot, menambahkan, “Hari ini kami lakukan aksi damai untuk meminta kejelasan kenapa pihak Bacoot tetap membuka tempat bermain biliar.”
Habib Rizal mengusulkan dialog dengan pihak Bacoot untuk mencari solusi. “Ayo kita duduk bersama-sama, mungkin dari utusan masyarakat dan tokoh setempat untuk bertemu dengan owner Bacoot. Kita duduk bersama, kita bicarakan, kita carikan solusinya,” ajaknya.
Aksi damai berakhir tanpa kesepakatan. Warga meminta Bacoot menutup usahanya sementara hingga mediasi dengan wali kota dan Kapolresta dilakukan. “Cukup sekian aksi damai kita pada hari ini. Insyaallah kelanjutannya nanti kita akan difasilitasi oleh walikota, Polresta, dan sebagainya” tutup Habib Rizal.(amb)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.