faktakalbar

Alasan Kesehatan, Daryono Resmi Lepas Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG

Penulis: Redaksi Sunday, 15 February 2026 📖 1 menit
Alasan Kesehatan, Daryono Resmi Lepas Jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG
Faktakalbar.id, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia mitigasi bencana nasional. Sosok yang selama ini menjadi wajah garda terdepan dalam informasi kegempaan, Daryono, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu, (14/2/2026). Langkah pengunduran diri ini diikuti dengan pengajuan pensiun dini dari instansi yang telah membesarkan namanya tersebut. Dalam keterangan resminya, Daryono mengungkapkan bahwa keputusan berat ini harus diambil lantaran kondisi kesehatan penglihatan yang sedang ia alami. Baca Juga:  Waspada Karhutla! BMKG Prediksi Cuaca Kalbar Dominan Berawan Sepekan ke Depan "Saya saat ini sedang sakit mata yang disebut distrofi kornea dan sedang dalam perawatan dan penanganan sehingga cuti dinas, kemudian lanjut pensiun dini," ungkap Daryono. Meski secara administratif ia masih tercatat sebagai pegawai BMKG hingga 1 Mei 2026, Daryono secara tegas meminta kepada rekan media untuk tidak lagi menyertakan afiliasi jabatan strukturalnya dalam pemberitaan di masa mendatang. Hal ini menunjukkan sikap profesionalnya agar informasi yang ia berikan nantinya bersifat independen sebagai seorang pakar. Selama menjabat, Daryono dikenal sangat vokal dalam memberikan edukasi terkait potensi bencana di Indonesia. Pengunduran dirinya tentu menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan gaya komunikasi publik BMKG yang selama ini sangat terbantu oleh kecepatan dan keterbukaan informasinya di media sosial maupun media konvensional. Namun, Daryono menegaskan bahwa ia tidak akan benar-benar menghilang dari dunia kebencanaan. Ia merasa memiliki beban moral dan intelektual untuk tetap berbagi ilmu di tengah posisi Indonesia yang berada di wilayah rawan bencana. "Komitmen saya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti. Saya tetap terbuka untuk berbagi pengetahuan dan menjadi narasumber apabila diperlukan," pungkasnya. Hingga berita ini diturunkan, pihak BMKG belum memberikan keterangan resmi mengenai siapa sosok yang akan menggantikan posisi strategis yang ditinggalkan oleh Daryono tersebut. Baca Juga:  Dominan Berawan, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dalam Prakiraan Cuaca Kalimantan Barat (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK