faktakalbar

Alerta! Puluhan Massa Aksi di Malang Ditangkap, Terjadi Dugaan Kekerasan oleh Aparat

Penulis: Redaksi Monday, 24 March 2025 📖 2 menit
Alerta! Puluhan Massa Aksi di Malang Ditangkap, Terjadi Dugaan Kekerasan oleh Aparat
Faktakalbar.id, NASIONAL – Aksi demonstrasi menolak Revisi UU TNI di Kota Malang pada Minggu (23/03) berujung pada bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan. Puluhan orang dilaporkan ditangkap, sementara sejumlah peserta aksi mengalami kekerasan fisik dan intimidasi. Baca juga:  Gedung DPRD Kota Malang Menyala! Diduga Terbakar Akibat Lemparan Molotov Berdasarkan laporan dari LBH Malang, tim mereka saat ini tengah menuju lokasi di mana massa aksi yang ditahan dibawa oleh aparat. Pihak LBH juga membuka jalur pengaduan bagi peserta aksi yang belum diketahui keberadaannya atau mengalami intimidasi serta kekerasan lainnya. Kronologi Kericuhan Aksi dimulai sekitar pukul 15.45 WIB dengan mimbar orasi yang berlangsung kondusif. Pada pukul 17.45 WIB, massa aksi menghentikan kegiatan untuk berbuka puasa bersama, sebelum kembali melanjutkan aksi teatrikal simbolik sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, situasi mulai memanas ketika sebagian massa aksi berusaha menerobos masuk ke Gedung DPRD Kota Malang melalui pintu utara sekitar pukul 18.20 WIB. Sepuluh menit kemudian, aparat kepolisian bersama TNI merespons dengan melakukan penyisiran dan membubarkan massa di sekitar Balai Kota Malang, Jl. Suropati, Jl. Sultan Agung, hingga Jl. Pajajaran. Baca juga:  Aksi Tolak UU TNI di Pontianak, Sejumlah Mahasiswa dan Masyarakat Turun ke Jalan Aparat yang berjumlah sekitar dua pleton, dengan perlengkapan lengkap dan membawa alat pemukul, dilaporkan melakukan penangkapan serta pemukulan terhadap sejumlah massa aksi. Tak hanya itu, tim medis, jurnalis, dan pendamping hukum yang berada di Halte Jl Kertanegara juga mengalami kekerasan, termasuk pemukulan, ancaman verbal, serta dugaan kekerasan seksual. Lebih lanjut, beberapa massa aksi yang mencoba menyelamatkan diri dilaporkan mengalami sweeping, pemukulan, dan bahkan ada yang disebut “diculik” oleh aparat berpakaian preman. Data Korban dan Dampak Aksi Hingga pukul 21.25 WIB, data sementara yang dihimpun menyebutkan: 3 orang massa aksi telah teridentifikasi ditangkap. 8-10 orang dilaporkan hilang kontak. Belasan kendaraan bermotor milik massa aksi dibawa ke Polresta Malang Kota. 6-7 orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka. Puluhan orang, termasuk massa aksi, tim medis, dan pers, mengalami luka-luka akibat tindakan represif aparat. Selain itu, aparat juga melakukan sweeping di sekitar rumah sakit dan kafe yang menjadi titik kumpul massa aksi. Sejumlah gawai dan peralatan medis dilaporkan dirampas, memperburuk kondisi di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah penangkapan dan dugaan kekerasan terhadap peserta aksi. (*)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK