faktakalbar

Aliansi Sopir dan Warga Padati Bundaran Ali Anyang, Protes Krisis BBM

Penulis: Redaksi Thursday, 16 October 2025 📖 1 menit
Aliansi Sopir dan Warga Padati Bundaran Ali Anyang, Protes Krisis BBM
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Ratusan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi damai kelangkaan BBM di Bundaran Ali Anyang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya . Aksi yang berlangsung pada Kamis pagi ini menuntut pemerintah segera memberikan solusi atas sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) yang telah terjadi selama beberapa pekan terakhir, Kamis (16/10/25). Baca Juga: Organda Kalbar dan Sopir Truk Gelar Aksi Damai Tolak Zero ODOL Pantauan di lokasi, massa yang terdiri dari sopir angkutan, warga sekitar, dan elemen masyarakat lainnya mulai memadati area bundaran sejak pagi. Mereka datang dengan tertib sambil membentangkan sejumlah spanduk dan poster sebagai bentuk protes. Beberapa tulisan yang terlihat di antaranya berbunyi, “BBM Langka, Rakyat Sengsara” dan “Kami Butuh Kepastian Pasokan BBM”. Aksi damai ini mendapat pengawalan ketat dari puluhan aparat gabungan yang terdiri dari personel Polres Kubu Raya dan TNI. Kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan aktivitas penyampaian aspirasi berjalan lancar tanpa gangguan keamanan. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dengan damai. Akibat adanya kerumunan massa, arus lalu lintas di sekitar Bundaran Ali Anyang sempat mengalami kepadatan. Namun, petugas kepolisian yang bersiaga di lokasi sigap melakukan rekayasa lalu lintas. Baca Juga: Sopir Ekspedisi Kalbar Konsolidasi Jelang Aksi Damai Tolak ODOL Kendaraan dari arah Pontianak maupun dari arah Tayan dialihkan melalui jalur alternatif untuk mengurangi penumpukan, meskipun laju kendaraan tetap terbatas. Warga berharap aksi damai kelangkaan BBM ini dapat mengetuk pintu hati pemerintah untuk segera mengatasi krisis yang menyulitkan aktivitas ekonomi mereka. (RN)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK