faktakalbar

Amankan Mudik Idulfitri, Polres Kubu Raya Kerahkan 185 Personel dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026

Penulis: Redaksi Friday, 13 March 2026 📖 2 menit
Amankan Mudik Idulfitri, Polres Kubu Raya Kerahkan 185 Personel dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026
Faktakalbar.id, KUBU RAYA – Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2026 di halaman Mapolres Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan strategis yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, ini menjadi langkah awal pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah tersebut. Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Polda Kalbar Matangkan Pengamanan Lewat Operasi Ketupat Kapuas 2026 Dalam pelaksanaan pengamanan Lebaran tahun ini, Polres Kubu Raya secara resmi menyiagakan sebanyak 185 personel gabungan. Ratusan personel lintas instansi tersebut akan bertugas secara penuh untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik di seluruh wilayah hukum Polres Kubu Raya. Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menjelaskan bahwa agenda kepolisian terpusat ini pada dasarnya merupakan operasi kemanusiaan. Tujuannya adalah untuk memberikan jaminan dan rasa aman kepada masyarakat luas yang akan merayakan hari kemenangan bersama keluarga di kampung halaman. “Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini merupakan bentuk komitmen Polri bersama seluruh stakeholder untuk memberikan pengamanan maksimal selama arus mudik hingga arus balik Lebaran. Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kapolres dalam amanatnya. Guna mendukung kelancaran dan efektivitas pengawasan di lapangan, Polres Kubu Raya telah mendirikan empat pos khusus, yang terdiri dari pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan). Titik-titik ini didirikan di lokasi strategis yang dinilai rawan terjadi kepadatan arus lalu lintas maupun tingginya aktivitas masyarakat jelang hari raya. Keempat pos tersebut meliputi Pospam Parit Baru di Jalan Arteri Supadio Kecamatan Sungai Raya, Pospam Pelabuhan Rasau Jaya di Jalan Rasau Jaya Satu Kecamatan Rasau Jaya, Posyan Bandara Internasional Supadio di Jalan Arteri Supadio Kecamatan Sungai Raya, serta Posyan Desa Teluk Bakung di jalur Trans Kalimantan Kecamatan Sungai Ambawang. Seluruh pos taktis tersebut akan diisi oleh personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, PLN, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi pemerintahan terkait lainnya. Pasukan ini bertugas melakukan pengawasan kelancaran arus mudik, pengaturan lalu lintas, hingga mengantisipasi secara dini berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Kolaborasi antara Polri, TNI dan seluruh stakeholder sangat penting agar pengamanan dapat berjalan optimal, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan objek vital hingga pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya terkait pentingnya sinergi lintas sektoral. Selain menyiagakan personel penjagaan di berbagai titik vital, Kapolres juga secara terbuka mengimbau masyarakat agar turut berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu untuk segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan indikasi kejahatan atau gangguan kamtibmas selama periode libur panjang Lebaran. “Apabila masyarakat melihat atau mengetahui adanya hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera laporkan melalui call center 110 atau kantor polisi terdekat. Layanan ini aktif 24 jam,” katanya. Mengakhiri arahannya, Kapolres memberikan apresiasi kepada seluruh aparat yang bertugas menjaga stabilitas wilayah demi kenyamanan masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi ini. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, profesional, dan utamakan keselamatan dalam bertugas,” pungkasnya. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK