faktakalbar

Anak Sulit Makan? Kenali Apa Itu Picky Eating dan Dampaknya bagi Pertumbuhan

Penulis: Redaksi Monday, 27 October 2025 📖 2 menit
Anak Sulit Makan? Kenali Apa Itu Picky Eating dan Dampaknya bagi Pertumbuhan
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Selama masa pertumbuhan anak, ada banyak tantangan yang mungkin harus dihadapi oleh orang tua. Salah satu masalah yang paling kerap terjadi dan membuat khawatir adalah picky eating atau perilaku pilih-pilih makanan. Picky eating adalah kondisi ketika anak hanya mau mengonsumsi jenis makanan tertentu saja. Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Mie Terasa Jauh Lebih Enak Disantap Saat Hujan Perilaku picky eating pada anak ini sering ditandai dengan penolakan untuk mencoba makanan baru, dan mereka memiliki preferensi yang sangat spesifik berdasarkan penampilan, rasa, serta tekstur makanan. Lantas, apa dampak serius dari picky eating pada pertumbuhan anak dan bagaimana seharusnya orang tua bersikap? Apa Itu Picky Eating? Secara sederhana, picky eating merupakan kondisi ketika seseorang tidak ingin mengonsumsi jenis makanan tertentu. Misalnya, karena tekstur makanan tersebut terlalu renyah. Dalam beberapa kasus, anak juga bisa menolak makanan yang sebelumnya pernah mereka sukai. Sebenarnya, kondisi pilih-pilih makanan ini umum terjadi di kalangan anak-anak. Fase ini biasanya hanya berlangsung selama beberapa tahun saja. Mengutip HaiBunda, kondisi ini umum dialami anak-anak mulai dari umur 2 tahun sampai 4 tahun. Pada rentang umur ini, anak mulai memiliki keinginan atau preferensi kuat dalam hal makanan, sehingga mereka tidak bisa (atau tidak mau) mengonsumsi semua makanan yang disajikan orang tua. Bahkan, menurut seorang ahli, perilaku ini adalah bagian dari proses tumbuh kembang mereka. "Seorang dokter menjelaskan, pilih-pilih makanan adalah perkembangan normal anak di seluruh dunia." Dampak yang Tak Boleh Diremehkan Meskipun dianggap sebagai fase yang normal, para ahli kesehatan mengingatkan bahwa picky eating tidak bisa dianggap remeh. Mengutip detikHealth, picky eating tidak bisa dianggap remeh. Apabila dibiarkan terus menerus, bisa menyebabkan masalah pada perkembangan dan pertumbuhan fisik anak. Dampak paling nyata biasanya terlihat pada penambahan berat badan anak. Baca Juga: Cegah Stunting Sejak Dini: 5 Makanan Wajib untuk Remaja Perempuan Misalnya, pada anak berusia 1 tahun mengalami kenaikan berat badan 8 gram per hari yang kurang lebih 240 gram per bulan. Namun, ada juga anak yang mengalami kenaikan berat badan hanya 100 gram per bulan. Jika orang tua mendapati kondisi demikian, sangat disarankan untuk segera memeriksakan anak ke dokter untuk mengetahui penyebabnya agar bisa segera diatasi. Dampak dari picky eating pada anak tidak hanya berpengaruh pada fisik anak, tetapi juga pada kondisi psikologis orang tua. Banyak orang tua merasa stres akibat perilaku tersebut. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus menerus atau anak akan mengalami kondisi sama sampai dewasa. Selain itu, dampak jangka panjangnya, picky eating bisa menyebabkan anak tidak bahagia saat makan. Baca Juga: Sulit Menaikkan Berat Badan? 5 Makanan Sehat Ini Bisa Membantu (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK