Analisis Gary Neville: Kesalahan Pressing Arsenal yang Berujung Kekalahan dari Manchester City
Faktakalbar.id, BOLA -
Manchester City
berhasil keluar sebagai pemenang dalam duel krusial perebutan takhta
Liga Inggris
musim 2025/2026. Menjamu
Arsenal
di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026),
The Citizens
sukses membungkam Meriam London dengan skor tipis 2-1.
Gol kemenangan
Man City
dicetak oleh Rayan Cherki dan Erling Haaland, sementara
Arsenal
hanya mampu membalas lewat aksi Kai Havertz.
Kekalahan ini membuat posisi
Arsenal
di puncak klasemen kian terancam, dengan selisih poin yang kini hanya terpaut tiga angka dari
City
yang masih menyimpan satu laga tunda.
Baca Juga:
Hasil Liga Inggris: Gol Matheus Cunha Bawa Manchester United Bungkam Chelsea di Stamford Bridge
Analisis Gary Neville: Pressing Tak Padu
Legenda Manchester United yang kini aktif sebagai pundit, Gary Neville, menyoroti satu momen kunci yang menjadi penyebab kekalahan tim asuhan Mikel Arteta.
Menurut Neville,
Arsenal
melakukan kesalahan fatal dalam koordinasi
pressing
yang berujung pada gol kedua
City
.
Kesalahan tersebut terjadi saat para pemain depan
Arsenal
melakukan tekanan tinggi, namun tidak diikuti oleh pergerakan lini tengah dan belakang yang maju untuk merapatkan jarak. Akibatnya, tercipta celah besar yang dimanfaatkan dengan baik oleh Nico O'Reilly setelah menerima bola dari kiper Gianluigi Donnarumma.
"Setengah dari mereka maju dan setengahnya lagi tetap di belakang, dan itulah mengapa ada celah besar dari depan ke belakang. Itulah kesalahan yang mereka lakukan pada gol serangan balik ketika Haaland mencetak gol tersebut," jelas Neville dalam podcast-nya.
Faktor Kelelahan Jadi Pemicu
Neville menilai faktor kelelahan mungkin menjadi alasan mengapa intensitas
pressing
Arsenal
menurun di babak kedua. Jika pada paruh pertama bek seperti Gabriel Magalhaes berani menekan hingga tepi kotak penalti lawan, kekompakan itu menghilang di momen krusial gol kedua.
Secara statistik,
Arsenal
sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit meski kalah dalam penguasaan bola (41% berbanding 59%).
Meriam London melepaskan 8 tembakan, namun efisiensi
Man City
yang mencatatkan 12 percobaan terbukti lebih mematikan.
Baca Juga:
Hasil Liga Inggris 2026: Debut Roberto De Zerbi Pahit, Tottenham Tumbang di Markas Sunderland
Dampak di Papan Klasemen
Dengan hasil ini, perburuan gelar juara Premier League diprediksi akan berlangsung hingga pekan terakhir:
Arsenal
: 70 Poin (Peringkat 1)
Man City
: 67 Poin (Peringkat 2 - Menyimpan 1 Laga Tunda)
Kesalahan sekecil apa pun di sisa musim ini akan menjadi penentu apakah trofi akan tetap di Etihad atau terbang ke London Utara.
(*Drw)
Tag:
#Premier League 2026
#Meriam London
#Berita Bola Internasional
#Gary Neville
#hasil bola
#Erling Haaland
#Arsenal
#liga inggris
#Manchester City
#Analisis Taktik
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.