faktakalbar

Analisis Kekalahan Bali United dari PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026

Penulis: Dimas Sunday, 21 September 2025 📖 2 menit
Analisis Kekalahan Bali United dari PSIM Yogyakarta di BRI Super League 2025/2026
Faktakalbar.id, OLAHRAGA - BRI Super League 2025/2026 kembali menampilkan anomali dari Bali United. Hanya sekali menang dalam enam pertandingan, Serdadu Tridatu memulai musim dengan sangat buruk. Mereka mencatat tiga kali imbang dan dua kali kalah. Puncaknya terjadi saat menjamu tim promosi PSIM Yogyakarta. Bali United justru tumbang 1-3 di Stadion Dipta pada Sabtu malam (20/9/2025). Tiga gol kemenangan PSIM dicetak oleh Raka Cahyana, Ezequiel Vidal, dan Anton Fase. Sementara gol semata wayang Bali United datang dari penalti Mirza Mustafic. Baca Juga: Manchester United Kalahkan Chelsea 2-1 dalam Laga Penuh Drama Strategi Jitu PSIM Yogyakarta Manfaatkan Kelemahan Bali United Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean Paul van Gastel, menunjukkan kepiawaiannya. Ia jeli melihat sisi lemah Serdadu Tridatu. Kekalahan telak 0-6 di laga pramusim ternyata menjadi pelajaran berharga untuk perbaikan. "Saya senang dan bangga dengan performa tim karena bisa bertahan dengan bagus saat melawan Bali United," beber van Gastel setelah pertandingan. "Saya pikir, penguasaan bola juga bagus. Bahkan kami bisa saja lebih banyak mencetak gol." Kunci kemenangan PSIM adalah strategi yang kontra dengan taktik lawan. "Kami mencoba melakukan kontra strategi dari Bali United yang memilih bermain dengan high pressing ," kata van Gastel. "Situasi ini membuat banyak celah di lini belakang Bali United yang bisa dieksploitasi." Ia juga mengakui bahwa timnya belajar dari kekalahan sebelumnya. "Kami sudah belajar dari kekalahan melawan Borneo," tambahnya. Kekecewaan di Kubu Serdadu Tridatu Di sisi lain, kekalahan ini meninggalkan rasa kecewa mendalam bagi kubu Bali United. Pelatih Johnny Jansen tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Baca Juga: Tottenham Comeback Dramatis, Imbang 2-2 dengan Brighton Padahal, ekspektasi suporter kepadanya sangat besar setelah kepergian pelatih sebelumnya. Jansen merasa timnya seharusnya bermain lebih gigih. "Kami kecewa atas hasil yang kami dapat," ungkapnya. "Di babak pertama tim bermain bagus membangun koneksi dengan penonton, seharusnya pemain bisa lebih fight ." Rasa kecewa juga diungkapkan oleh bek tengah Kadek Arel Priyatna. Ia menilai hasil ini tidak sesuai dengan ekspektasi. "Pertandingan malam hari ini tidak sesuai ekspektasi," kata Kadek Arel. "Kami belum berhasil menang meski suporter telah datang mendukung kami. Ini menjadi evaluasi bagi kami ke depan, apa yang kurang dan menampilkan yang lebih baik." (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK