faktakalbar

Analisis Timnas Indonesia Vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2024: Peluang Indonesia Amankan 3 Point

Penulis: Redaksi Wednesday, 09 October 2024 📖 2 menit
Analisis Timnas Indonesia Vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2024: Peluang Indonesia Amankan 3 Point
JAKARTA - Setelah berhasil menahan imbang dua tim kuat, Arab Saudi dan Australia, pada pertandingan bulan Agustus lalu, Timnas Indonesia akan kembali berlaga dalam kualifikasi Piala Dunia 2024. Di bulan Oktober ini, Tim Garuda Muda akan menghadapi dua lawan tangguh, yakni Bahrain dan China. Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menargetkan perolehan enam poin penuh dari dua pertandingan ini. Pertandingan pertama dalam jeda internasional bulan Oktober akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bahrain. Pertandingan tersebut akan digelar di kandang Bahrain, yang merupakan tantangan besar bagi Tim Garuda Muda. Di atas kertas, Bahrain adalah lawan yang cukup sepadan dengan Indonesia. Seperti halnya Indonesia, Bahrain juga berhasil lolos dari ronde kedua dengan status sebagai runner-up grup. Saat ini, Bahrain berada di peringkat ketiga klasemen sementara, satu strip di atas Indonesia yang mengoleksi dua poin dari dua pertandingan sebelumnya. Meski Bahrain berhasil meraih kemenangan atas Australia pada pertandingan pertamanya, mereka justru harus menelan kekalahan telak 0-5 dari Jepang pada laga kedua. Hal ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk tampil maksimal dan mencuri poin penuh di laga ini. Strategi Taktik Bahrain dan Indonesia Bahrain, yang dilatih oleh Dragan Talajić, konsisten menggunakan formasi 4-4-2 pada dua pertandingan sebelumnya melawan Australia dan Jepang. Tim ini mengandalkan pemain-pemain senior, di mana enam dari sebelas pemain utamanya berusia 30 tahun atau lebih. Kelemahan ini bisa dimanfaatkan oleh Indonesia yang memiliki pemain-pemain muda dengan stamina lebih terjaga. Sementara itu, Shin Tae-yong tetap setia dengan formasi andalannya, yakni 3-4-3. Beberapa nama besar seperti Rafael Struick dan Ragnar Oratmangun diperkirakan akan kembali menjadi andalan. Sayangnya, Timnas harus kehilangan Justin Hubner yang mengalami cedera, namun Yordi Amat siap kembali memperkuat pertahanan setelah absen di pertandingan sebelumnya. Yang menarik, di bulan Oktober ini, Timnas Indonesia juga mendapat tambahan dua pemain diaspora baru, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, yang baru saja resmi menjadi warga negara Indonesia. Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah kekuatan pertahanan dan serangan Indonesia. Peluang Indonesia Curi Poin Penuh Bahrain dikenal dengan strategi permainan reaktif, seperti yang ditunjukkan saat menghadapi Australia dan Jepang, di mana mereka lebih fokus bertahan dan sengaja melepas penguasaan bola. Namun, saat melawan Indonesia, Bahrain diprediksi akan bermain lebih terbuka karena kualitas kedua tim dianggap sepadan. Timnas Indonesia diharapkan bisa memaksimalkan keunggulan di area sayap, terutama dengan formasi 3-4-3 yang memungkinkan mereka menciptakan overload di sisi lapangan. Crossing dan serangan dari sisi sayap bisa menjadi senjata utama Tim Garuda dalam menghadapi Bahrain. Namun, masalah yang masih menghantui Indonesia adalah pengambilan keputusan yang kurang tepat saat menyerang, seperti yang terlihat pada pertandingan melawan Australia. Pertandingan melawan Bahrain dan China di bulan Oktober ini akan menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia untuk mewujudkan target 15 poin yang ditetapkan oleh PSSI di ronde ketiga kualifikasi ini. Dengan semangat juang dan tambahan kekuatan dari pemain diaspora baru, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencuri poin penuh dari Bahrain. Mari kita doakan Tim Garuda Muda sukses dalam dua laga penting ini. (ryo)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK