Ancam Jalur Poros, Karhutla Pelang Makin Resahkan Warga
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Jalan Poros Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, memicu kekhawatiran atas ancaman kerusakan lingkungan serta kabut asap
Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Jalan Poros Pelang–Tumbang Titi, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, memicu kekhawatiran atas ancaman kerusakan lingkungan serta kabut asap pada Sabtu (23/8/2026).
Peristiwa kebakaran lahan di lintasan tersebut mendapat pemantauan ketat dari pemerintah daerah, TNI, Polri, serta jajaran DPRD Kabupaten Ketapang.
Kondisi cuaca yang sangat kering menjadi pemicu utama cepatnya penyebaran titik api di wilayah dengan karakter vegetasi yang mudah terbakar tersebut.
Apabila tidak segera dikendalikan secara total, kobaran api dikhawatirkan meluas dan melumpuhkan akses transportasi warga yang melintasi jalur poros Pelang.
Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama unsur pimpinan daerah turun ke lokasi untuk memastikan penyiraman dan pemadaman titik api berjalan optimal.
Penanganan kebakaran di daerah ini tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi, melainkan membutuhkan sinergi pemadam, aparat keamanan, dan warga lokal.
Selain upaya pemadaman di area terbakar, penguatan pencegahan menjadi agenda vital yang terus didorong oleh tim penanggulangan bencana.
Edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar terus diperketat di sepanjang wilayah rawan karhutla.
Respon cepat terhadap setiap laporan kemunculan titik asap menjadi kunci utama agar kebakaran tidak meluas menjadi krisis asap daerah.
Langkah taktis di lapangan terus diambil guna melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Ketapang.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.