faktakalbar

Ancaman Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, Pengecekan Keselamatan di Pelabuhan Sukadana Diperketat

Penulis: Redaksi Monday, 05 January 2026 📖 2 menit
Ancaman Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, Pengecekan Keselamatan di Pelabuhan Sukadana Diperketat
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Masyarakat Kabupaten Kayong Utara, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan menggunakan transportasi air, diminta meningkatkan kewaspadaan penuh pada awal tahun ini. Peringatan ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem dan fenomena pasang air laut maksimum. Merespons peringatan dini tersebut, pengawasan di titik vital transportasi air, seperti Pelabuhan Sukadana, mulai diperketat sejak Minggu (4/1/2026). Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Baca Juga:  Tinggalkan Hura-Hura, Pemkab Kayong Utara Sambut Tahun Baru 2026 dengan Istighosah Penyisiran intensif dilakukan terhadap armada angkutan air, termasuk speedboat . Fokus utama pemeriksaan menyasar kelengkapan alat keselamatan penumpang. Para operator dan nahkoda kapal diwajibkan memastikan ketersediaan life jacket (jaket pelampung) dan kotak P3K yang memadai sebelum diizinkan berlayar. "Kesiapan alat keselamatan adalah harga mati. Masyarakat diimbau selalu waspada saat melakukan perjalanan jalur air, mengingat potensi angin kencang dan gelombang yang bisa berubah mendadak," ungkap petugas di lokasi pemantauan. Waspada Fenomena Perigee Kondisi maritim di pesisir Kalimantan Barat saat ini tengah dipengaruhi oleh fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama. Fenomena ini memicu kenaikan tinggi pasang air laut yang signifikan. Berdasarkan data BMKG untuk wilayah Kayong Utara pada Minggu (4/1/2026), berikut indikator cuaca dan maritim yang perlu diwaspadai warga: Waktu Rawan Rob: Banjir pesisir diprediksi terjadi antara pukul 00 hingga 13.00 WIB . Hal ini berpotensi mengganggu aktivitas bongkar muat dan akses jalan di pemukiman rendah. Tinggi Gelombang: Kategori sedang, berkisar antara 0,75 hingga 1,8 meter . Angin: Dominasi angin dari arah Utara dengan kecepatan 5-12 knot, namun hembusan kencang bisa mencapai 21 knot . Cuaca: Pagi cerah berawan, namun waspada potensi hujan petir pada siang hingga malam hari. Imbauan untuk Warga Pesisir Selain memperketat aturan di pelabuhan, pemantauan juga difokuskan pada pemukiman warga yang berbatasan langsung dengan laut. Warga yang tinggal di tepian pantai diminta untuk mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi air pasang masuk ke dalam rumah. Bagi nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, sangat disarankan untuk terus memantau pembaruan cuaca secara real-time melalui aplikasi InfoBMKG sebelum memutuskan untuk beraktivitas di perairan. Baca Juga:  Gerak Cepat Awal Tahun, Polres Kayong Utara Ringkus 3 Spesialis Bobol Rumah dan Toko (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK