Ancaman Banjir Rob dan Gelombang Tinggi, Pengecekan Keselamatan di Pelabuhan Sukadana Diperketat
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA
– Masyarakat Kabupaten Kayong Utara, khususnya yang beraktivitas di wilayah pesisir dan menggunakan transportasi air, diminta meningkatkan kewaspadaan penuh pada awal tahun ini.
Peringatan ini menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait
potensi
cuaca ekstrem dan fenomena pasang air laut maksimum.
Merespons peringatan dini tersebut, pengawasan di titik
vital
transportasi air, seperti Pelabuhan Sukadana, mulai diperketat sejak Minggu (4/1/2026).
Langkah ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Baca Juga:
Tinggalkan Hura-Hura, Pemkab Kayong Utara Sambut Tahun Baru 2026 dengan Istighosah
Penyisiran intensif dilakukan terhadap armada angkutan air, termasuk
speedboat
.
Fokus utama pemeriksaan menyasar kelengkapan alat keselamatan penumpang.
Para operator dan nahkoda kapal diwajibkan memastikan ketersediaan
life jacket
(jaket pelampung) dan kotak P3K yang memadai sebelum diizinkan berlayar.
"Kesiapan alat keselamatan adalah harga mati. Masyarakat diimbau selalu waspada saat melakukan perjalanan jalur air, mengingat potensi angin kencang dan gelombang yang bisa berubah mendadak," ungkap petugas di lokasi pemantauan.
Waspada Fenomena Perigee
Kondisi maritim di pesisir Kalimantan Barat saat ini tengah dipengaruhi oleh fenomena Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama.
Fenomena ini memicu kenaikan tinggi pasang air laut yang signifikan.
Berdasarkan data BMKG untuk wilayah Kayong Utara pada Minggu (4/1/2026), berikut indikator cuaca dan maritim yang perlu diwaspadai warga:
Waktu Rawan Rob:
Banjir pesisir diprediksi terjadi antara pukul
00 hingga 13.00 WIB
. Hal ini berpotensi mengganggu aktivitas bongkar muat dan akses jalan di pemukiman rendah.
Tinggi Gelombang:
Kategori sedang, berkisar antara
0,75 hingga 1,8 meter
.
Angin:
Dominasi angin dari arah Utara dengan kecepatan 5-12 knot, namun hembusan kencang bisa mencapai
21 knot
.
Cuaca:
Pagi cerah berawan, namun waspada potensi
hujan petir
pada siang hingga malam hari.
Imbauan untuk Warga Pesisir
Selain memperketat aturan di pelabuhan, pemantauan juga difokuskan pada pemukiman warga yang berbatasan langsung dengan laut.
Warga yang tinggal di tepian pantai diminta untuk mulai mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi air pasang masuk ke dalam rumah.
Bagi nelayan dan pengguna jasa transportasi laut, sangat disarankan untuk terus memantau pembaruan cuaca secara
real-time
melalui aplikasi InfoBMKG sebelum memutuskan untuk beraktivitas di perairan.
Baca Juga:
Gerak Cepat Awal Tahun, Polres Kayong Utara Ringkus 3 Spesialis Bobol Rumah dan Toko
(*Mira)
Tag:
#Kayong Utara
#cuaca ekstrem Kalbar
#banjir rob
#keselamatan pelayaran
#Info BMKG
#Pelabuhan Sukadana
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.