faktakalbar

Ancaman Banjir Rob Mengintai Teluk Batang, 3 Desa di Pesisir Masuk Zona Rawan

Penulis: Redaksi Wednesday, 10 December 2025 📖 1 menit
Ancaman Banjir Rob Mengintai Teluk Batang, 3 Desa di Pesisir Masuk Zona Rawan
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Warga yang bermukim di kawasan pesisir Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob. Meskipun kondisi debit air saat ini terpantau normal, kombinasi antara pasang air laut dan curah hujan tinggi diprediksi dapat memicu kenaikan air sewaktu-waktu. Berdasarkan pantauan lapangan yang dilakukan pada Selasa (9/12/2025), wilayah pelabuhan dan area sempadan sungai menjadi titik paling rentan . Tiga desa yang menjadi fokus pengawasan utama adalah Desa Teluk Batang, Desa Teluk Batang Utara, dan Desa Alur Bandung. Baca Juga:  Gelombang Tinggi Ancam Perairan Kayong Utara, Nahkoda Speedboat Ditegaskan Jangan Nekat Berlayar Hingga Selasa siang, aktivitas warga masih berjalan normal dan belum ada laporan mengenai kerusakan materiil maupun warga yang mengungsi. Kendati demikian, situasi ini bisa berubah cepat mengingat pola cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Waspada Hujan Lebat dan Pasang Air Laut Ancaman banjir rob ini diperparah dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Kayong Utara. Laporan terbaru BMKG menunjukkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan mengguyur beberapa titik. Suhu udara tercatat berkisar antara 23–30°C dengan kelembapan tinggi mencapai 85–94%. Kondisi ini berisiko menaikkan debit air, terutama jika hujan deras turun bersamaan dengan momen pasang air laut pada siang hingga sore hari. Langkah Antisipasi Warga Meskipun saat ini air belum masuk ke permukiman, warga diimbau untuk tidak lengah. Pihak kepolisian setempat yang melakukan pengecekan debit air pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB memastikan bahwa jalur evakuasi dan pemantauan terus disiagakan. Masyarakat, khususnya yang tinggal di dataran rendah dan dekat bibir pantai, disarankan untuk: Mengamankan barang-barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi. Memantau informasi cuaca secara berkala. Segera melapor ke perangkat desa jika melihat kenaikan air yang signifikan. Saat ini, status keamanan masih kondusif , namun pengawasan intensif terus dilakukan di titik-titik vital guna mencegah dampak buruk jika air pasang kembali naik. Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Mengintai Perairan Kayong Utara, Polisi dan Dishub Perketat Izin Layar Speedboat (*Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK