Awas Dikepung Banjir Rob! Pasang Laut 1,6 Meter dan Hujan Lebat Ancam Pontianak Siang Ini
Faktakalbar.id, PONTIANAK
– Warga Kota Pontianak dan sekitarnya yang bermukim di dataran rendah diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra pada siang hari ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengeluarkan data yang menunjukkan adanya
potensi
"duet maut" antara pasang air laut dan curah hujan tinggi yang bisa memicu banjir rob.
Berdasarkan data prakiraan pasang surut, wilayah Pesisir Barat Kalimantan Barat akan mengalami fase pasang air laut maksimum pada periode tanggal Kamis (27/11/2025) hingga Jumat (28/11/2025).
Jam Rawan: 11.00 - 14.00 WIB
Baca Juga:
Waspada Hujan Deras di Pesisir Utara, Simak Prakiraan Cuaca di Wilayah Kalimantan Barat Hari Ini
Masyarakat perlu mencatat jam kritis di mana air pasang mencapai puncaknya.
BMKG memprakirakan ketinggian air pasang akan mencapai 1,6 meter yang terjadi pada siang hari, tepatnya antara pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB.
Meskipun ketinggian 1,6 meter ini tercatat lebih rendah dibandingkan puncak pasang pada tiga hari sebelumnya, BMKG memberikan catatan tebal agar warga tidak lengah.
"Masih perlu diwaspadai karena pada saat bersamaan terdapat potensi hujan lebat," tulis peringatan resmi BMKG.
Kondisi ini dikhawatirkan membuat air hujan sulit mengalir ke sungai atau laut karena tertahan oleh air pasang, sehingga genangan di jalan raya maupun permukiman warga bisa terjadi lebih cepat dan surut lebih lama.
Waspada Gelombang di Sambas
Selain ancaman banjir rob di Pontianak, BMKG juga menyoroti kondisi perairan di wilayah utara.
Para nelayan di Perairan Sambas diminta berhati-hati karena adanya potensi gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter.
Sementara untuk wilayah perairan pesisir Kalbar lainnya, kondisi gelombang diprakirakan
relatif
tenang hingga sedang (0,1 - 2,5 meter).
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini demi keselamatan beraktivitas.
Baca Juga:
Persepsi ‘Acab’ di Pontianak: Sikap Sepelekan Banjir Picu Sikap Pasrah
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.