faktakalbar

Anggaran Kementerian Dipangkas, Pemerintah Pastikan Program MBG dan Bansos Tetap Aman

Penulis: Redaksi Friday, 27 March 2026 📖 2 menit
Anggaran Kementerian Dipangkas, Pemerintah Pastikan Program MBG dan Bansos Tetap Aman
Faktakalbar.id, NASIONAL  — Pemerintah Indonesia tengah mengkaji kebijakan efisiensi anggaran kementerian dan lembaga sebagai langkah disiplin fiskal menghadapi dinamika ekonomi global, terutama kenaikan harga minyak dunia. Meski demikian, pemerintah memberikan jaminan bahwa program bantuan sosial (bansos) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan tersentuh pemangkasan tersebut. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengendalikan belanja negara dari pengajuan tambahan anggaran yang dinilai terlalu besar oleh sejumlah kementerian. "Pada dasarnya kita akan memotong anggaran, saya akan batasi anggaran-anggaran yang baru, jangan diajukan lagi. Menterinya mengajukan terus, sekian puluh triliun, kita potong kalau yang itu, yang lain kita akan sesuaikan," ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu (21/3/2026), sebagaimana dikutip dari Kompas.com . Baca Juga:  Bansos Tunai APBD Pontianak Jadi Pelengkap Perlindungan Sosial Warga Desil 1–5 Purbaya menambahkan bahwa skenario pemangkasan yang dibahas berada di angka 10 persen, namun hal tersebut masih dalam tahap diskusi untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik tiap lembaga tanpa mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional. Komitmen MBG sebagai Investasi SDM Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh mengorbankan program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, penghematan harus dilakukan pada sektor lain yang bukan menjadi prioritas dasar. "Jadi jangan ke arah oke ada krisis nanti kita hentikan MBG. Iya kan? Masih banyak cara lain yang kita bisa hemat. Masih banyak," tegas Prabowo di Hambalang, Bogor, Minggu (22/3/2026). Prabowo menilai MBG adalah investasi terbaik bagi human capital Indonesia. Ia berkomitmen mempertahankan program ini sebagai upaya nyata mengatasi masalah stunting . "Saya akan bertahan sedapat mungkin daripada uang-uang dikorupsi, lebih baik rakyat saya bisa makan. Saya haqul yakin saya berada di jalan yang benar. Uang kita ada," imbuhnya. Bansos Tidak Akan Dipangkas Senada dengan Presiden, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa bansos tetap menjadi prioritas utama. Efisiensi hanya akan menyasar program yang bisa ditunda, seperti kegiatan seremonial. “Yang menjadi kebutuhan rakyat seperti bantuan sosial dan lain sebagainya tidak akan ada efisiensi. Malah justru jika dibutuhkan, Presiden akan menambah,” kata Gus Ipul. Pemerintah optimistis bahwa dengan penataan anggaran yang lebih tepat sasaran, daya tahan ekonomi masyarakat rentan dapat tetap terjaga di tengah tekanan situasi global yang dinamis. Baca Juga:  Hidangkan Permen dan Cokelat, Dapur MBG Delta Pawan Ditutup Sementara (Nal)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK