Anggaran Terbatas, Pemkab Sintang Dorong Dukungan Pusat untuk Sarana Pendidikan
Faktakalbar.id - Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sintang.
Faktakalbar.id - Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sintang.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan pemerintah daerah perlu menyesuaikan pembangunan pendidikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tetap membutuhkan fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar di sekolah.
Di tengah keterbatasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang berupaya memperoleh dukungan dari pemerintah pusat untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pendidikan.
“Di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berupaya mendorong dukungan pemerintah pusat untuk perbaikan sarana pendidikan,” katanya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu sekolah memperoleh fasilitas yang lebih layak untuk menunjang kegiatan pembelajaran.
Namun, Bala menilai pembangunan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan dan fasilitas sekolah.
Kualitas pembelajaran serta pembentukan karakter siswa juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.
“Sekolah tidak cukup hanya mengejar kurikulum dan prestasi akademik. Karakter, sikap, dan kemampuan anak menghargai orang lain juga harus menjadi perhatian,” ujar Bala, Minggu (27/9/2026).
Menurutnya, pendidikan karakter perlu diberikan ruang dalam proses pembelajaran agar siswa memiliki bekal menghadapi kehidupan di luar lingkungan sekolah.
Sikap tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama disebut menjadi bagian yang perlu dikembangkan melalui pendidikan.
Bala mengatakan upaya peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan sekolah dan kemampuan anggaran daerah.
Pemerintah daerah juga diharapkan dapat mengombinasikan dukungan terhadap fasilitas pendidikan dengan peningkatan kualitas proses belajar.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi daerah,” ucapnya.
Dengan pendekatan tersebut, pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan siswa dengan capaian akademik, tetapi juga memiliki kemampuan sosial dan sikap yang baik.
“Dengan pendekatan tersebut, di sekolah tidak hanya menghasilkan siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki sikap, etika, dan kemampuan menghargai orang lain,” tutupnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.