Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Caringin Bogor, BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Faktakalbar.id, BOGOR –
Bencana hidrometeorologi kembali melanda wilayah
Kabupaten Bogor
, Jawa Barat.
Hujan deras yang disertai cuaca ekstrem berupa angin kencang menyebabkan kerusakan signifikan di Kecamatan Caringin dan Kecamatan Citeureup pada Minggu (25/1).
Baca Juga:
Update Bencana 24 Januari 2026: Banjir Terjang Bogor hingga Sumbawa, BNPB Ingatkan Cuaca Ekstrem
Berdasarkan laporan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) yang dirilis pada Selasa (27/1), peristiwa ini berdampak langsung pada permukiman warga.
Tercatat sebanyak 90 warga terdampak kejadian ini, di mana 16 jiwa di antaranya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman karena kondisi tempat tinggal mereka yang membahayakan.
Data Kerusakan dan Penanganan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor telah melakukan pendataan rinci di lokasi kejadian.
Kerusakan infrastruktur didominasi oleh bangunan rumah tinggal.
Tercatat sebanyak 15 unit rumah mengalami rusak ringan, delapan unit rusak sedang, dan tiga unit rumah mengalami rusak berat.
BPBD setempat segera bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Hingga saat ini, sebagian rumah warga yang terdampak dilaporkan telah selesai diperbaiki secara gotong royong.
Baca Juga:
BNPB Rilis Update Penanganan Bencana Hidrometeorologi: Banjir dan Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah
Merespons kejadian di Bogor dan wilayah lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini.
Potensi cuaca ekstrem diprediksi masih akan membayangi sejumlah wilayah Indonesia selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Selasa (27/1) hingga Kamis (29/1).
Pihak BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak lengah. Upaya mitigasi bencana perlu dilakukan segera, mulai dari pemangkasan pohon rapuh hingga pengecekan struktur atap rumah.
“Kami mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem. Pastikan kekuatan atap rumah, pangkas ranting pohon yang berisiko tumbang, serta hindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat terjadi,” tulis laporan resmi BNPB.
Langkah antisipasi ini dinilai krusial untuk meminimalisir risiko korban jiwa maupun kerugian materiil seperti yang terjadi di Caringin.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.