faktakalbar

Angka Kematian di Jalan Raya Tembus 421 Jiwa, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Digelar 14 Hari

Penulis: Redaksi Tuesday, 03 February 2026 📖 1 menit
Angka Kematian di Jalan Raya Tembus 421 Jiwa, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 Digelar 14 Hari
Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Tingginya angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Barat sepanjang tahun 2025 menjadi sorotan serius. Merespons hal tersebut, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin (2/2/2026), hingga dua pekan ke depan di wilayah Kayong Utara dan sekitarnya. Berdasarkan data evaluasi tahun 2025 yang dipaparkan dalam dimulainya operasi ini, tercatat sebanyak 1.378 kasus kecelakaan terjadi di seluruh Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, dampaknya sangat fatal: 421 nyawa melayang sia-sia di jalan raya, 693 orang mengalami luka berat, dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 6,6 miliar. Baca Juga:  Polres Kayong Utara Amankan Audiensi TKBM Bina Mulia Wakapolres Kayong Utara, Denny Satria, menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah taktis untuk menekan risiko kecelakaan yang masih tinggi. Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, berakhir pada 15 Februari 2026. "Keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan mendasar. Tingginya angka kecelakaan menuntut langkah nyata untuk menekan risiko dan fatalitas korban," ujar Denny saat memimpin dimulainya operasi di Mapolres Kayong Utara. Pendekatan Edukasi, Bukan Sekadar Tilang Berbeda dengan operasi penegakan hukum biasa, Operasi Keselamatan Kapuas 2026 kali ini lebih menitikberatkan pada pendekatan preemtif dan preventif . Sebanyak 765 personel gabungan di seluruh jajaran Polda Kalbar dikerahkan bukan untuk memperbanyak surat tilang, melainkan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi masif kepada pengguna jalan. Langkah ini diambil sebagai upaya "pemanasan" atau cipta kondisi sebelum memasuki masa sibuk arus mudik Lebaran (Operasi Ketupat 2026). Petugas di lapangan diinstruksikan untuk menegur secara humanis dan membangun kesadaran publik, alih-alih mencari kesalahan pengendara. Meski demikian, pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan tetap diperketat. Fokus utama operasi ini adalah menurunkan angka kecelakaan dan memastikan kesiapan masyarakat menghadapi mobilitas tinggi menjelang Idul Fitri 1447 H mendatang. Baca Juga:   Tertibkan Balap Liar di Pantai Pinang Tumpah, Polsek Benua Kayong Amankan 9 Motor Knalpot Brong (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK