faktakalbar

Anies Hadir, Ganjar dan Mahfud Tak Tampak di Pelantikan Prabowo-Gibran

Penulis: Redaksi Sunday, 20 October 2024 📖 1 menit
Anies Hadir, Ganjar dan Mahfud Tak Tampak di Pelantikan Prabowo-Gibran
JAKARTA -  Gedung DPR/MPR RI menjadi saksi dilantiknya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk periode 2024-2029, Minggu (20/10/2024). Momen bersejarah ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional, pimpinan partai politik, dan delegasi dari berbagai negara, termasuk sejumlah mantan presiden dan wakil presiden RI. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono hadir untuk memberikan dukungan, bersama mantan Wapres seperti Try Sutrisno, Jusuf Kalla, Boediono, dan sejumlah tokoh lainnya. Istri dari mantan presiden dan wapres seperti Sinta Nuriyah Wahid dan Soraya Hamzah Haz juga turut menghadiri acara tersebut, menambah kehadiran para figur penting dalam sejarah politik Indonesia. Salah satu sorotan utama dari pelantikan ini adalah kehadiran Anies Baswedan, rival Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024. Anies hadir bersama pasangannya dalam Pilpres, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menunjukkan komitmen terhadap transisi kepemimpinan yang damai dan demokratis. Namun, tak semua kandidat Pilpres 2024 hadir dalam acara ini. Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, yang juga menjadi pesaing Prabowo-Gibran dalam pemilihan lalu, tidak terlihat dalam prosesi pelantikan. Ketidakhadiran ini menciptakan spekulasi di kalangan publik mengenai hubungan politik antara para tokoh tersebut pasca-Pilpres. Sementara itu, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, juga absen dari acara pelantikan ini. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menyampaikan pesan dari Megawati yang menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadirannya karena alasan kesehatan. Usai melakukan perjalanan ke St. Petersburg dan Uzbekistan, kondisi Megawati dikabarkan belum pulih sepenuhnya dari batuk dan flu. Meskipun begitu, Megawati tetap mengirimkan ucapan selamat ulang tahun kepada Prabowo yang baru saja merayakan ulang tahunnya pada 17 Oktober lalu. “Ibu Mega memohon maaf karena kondisinya masih dalam pemulihan setelah perjalanan panjang napak tilas Bung Karno,” ujar Basarah Minggu (20/10). Ia menambahkan bahwa Megawati tidak ingin pelantikan yang penuh makna ini terganggu oleh kondisi kesehatannya. (RD)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK