faktakalbar

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Pemkot Pontianak Klaim Stok Pangan Mencukupi

Penulis: Redaksi Saturday, 21 February 2026 📖 1 menit
Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Idulfitri, Pemkot Pontianak Klaim Stok Pangan Mencukupi
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak merespons potensi gejolak harga bahan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Idulfitri dengan menjanjikan ketersediaan stok di pasar. Kamis, (19/2/2026), Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Irwan Prayitno, menyatakan bahwa ketersediaan pangan di wilayah tersebut diprediksi mencukupi kebutuhan warga. Guna meredam fluktuasi harga yang kerap terjadi saat lonjakan permintaan, Pemkot Pontianak berencana melakukan intervensi melalui skema operasi pasar. "Kami menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa masyarakat tidak perlu khawatir stok kebutuhan pokok di Pontianak insyaAllah akan tersedia dan mencukupi dalam rangka menyambut hari raya IdulFitri maupun Ramdhan ini," ujar Irwan Prayitno. Baca Juga:  5 Aktivitas Bermanfaat Bersama Keluarga di Bulan Ramadhan agar Lebih Berkesan Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi pasar tersebut bertujuan untuk menjaga agar harga di tingkat pedagang tetap stabil dan terjangkau oleh daya beli masyarakat. Selain itu, pengawasan terhadap rantai distribusi akan dilakukan secara berkala oleh tim Satgas Pangan pada berbagai lini perdagangan. "Kami juga di tim satgas pangan akan terus melakukan pemantauan di pasar tradisional, pasar ritel terkait dengan stabilitas harga dan keamanan stok yang ada di pasar," tambahnya. Langkah pemantauan ini menyasar pasar tradisional hingga ritel modern untuk mendeteksi adanya kendala keamanan stok maupun spekulasi harga di lapangan. Meski klaim stok aman telah disampaikan, efektivitas pengawasan Satgas Pangan di lapangan menjadi kunci untuk memastikan tidak adanya penimbunan atau lonjakan harga sepihak saat memasuki hari raya. Baca Juga:  Transera Hotel Pontianak Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan di Awal Ramadhan 1447 H (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK