Antisipasi Penurunan TKD, Bank Kalbar Siapkan Skema Pinjaman Daerah Rp600 Miliar untuk Pemda
Faktakalbar.id, PONTIANAK –
Bank Kalbar berkomitmen memaksimalkan skema pinjaman daerah pada tahun 2026 untuk membantu Pemerintah Daerah (Pemda) di Kalimantan Barat.
Langkah ini diambil sebagai respons atas berkurangnya
alokasi
Transfer ke Daerah (TKD).
Baca Juga:
Tahun Terberat, Kinerja Bank Kalbar 2025 Justru Tumbuh dengan Penyaluran Kredit Rp18,07 Triliun
“Tahun 2026 kita akan maksimalkan pinjaman daerah sebagaimana sekarang ini teman-teman pahami TKD berkurang. Ini adalah salah satu pasar bagi kami untuk membantu para pemegang saham dalam membangun daerah,” ujar Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dalam konferensi pers di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/1/2026).
Rokidi menjelaskan bahwa Bank Kalbar, yang sahamnya dimiliki oleh Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Kalimantan Barat, memiliki kewajiban moral untuk mendukung pembangunan
infrastruktur
dan proyek strategis daerah.
“Perkiraan kami di atas Rp600 miliar untuk 14 kabupaten kota, bahkan mungkin bisa lebih. Sudah ada beberapa kabupaten kota yang berbicara dengan kami untuk pembiayaan proyek-proyek strategis,” tambahnya.
Baca Juga:
Perkuat Digitalisasi Daerah, Bank Kalbar Fasilitasi Akselerasi ETPD di Kabupaten Kayong Utara
(*Mira)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.