faktakalbar

Antrean BBM di Pontianak Normal, Polisi Tetap Patroli

Penulis: Redaksi Tuesday, 24 March 2026 📖 1 menit
Antrean BBM di Pontianak Normal, Polisi Tetap Patroli
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Warga Kota Pontianak dan sekitarnya sempat mengalami kepanikan menjelang perayaan Idulfitri beberapa waktu lalu. Kepanikan ini memicu masyarakat berbondong-bondong menyerbu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hingga menciptakan antrean panjang kendaraan yang ingin mengisi bahan bakar minyak. Saat ini, pihak pengelola SPBU telah memulihkan suplai bahan bakar sehingga kondisi antrean BBM di Pontianak kembali normal seperti hari-hari biasa. Baca Juga:  Cegah Panic Buying BBM Jelang Lebaran, Polisi Patroli SPBU di Ketapang Menyikapi situasi yang mulai kondusif ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Pontianak Utara tetap menerjunkan personel ke sejumlah SPBU. Polisi mengambil langkah ini guna melaksanakan patroli dan monitoring demi mencegah timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kapolsek Pontianak Utara, Aris Candra Putra, pada Selasa (24/3/2026), membenarkan kegiatan pengamanan tersebut. "Meskipun situasi sudah kembali normal disemua SPBU namun kami tetap melakukan patroli dan monitoring untuk mengatisipasi dinamika situasi pasca terjadinya kepanikan masyarakat yang mengakibatkan antrian panjang disejumlah SPBU beberapa waktu yang lalu," ujarnya. Aris menambahkan bahwa komitmen kepolisian sama sekali tidak surut meski masyarakat masih merayakan momen libur Lebaran. "Meskipun ini masih dalam suasana lebaran Idul Fitri namun kami tetap melaksanakan tugas kepolisian untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya. Baca Juga: Ketersediaan BBM di SPBU Bonti: Stok Pertalite Aman, Solar Kosong Sebagai informasi tambahan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan sebelumnya juga telah menyiagakan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi) untuk menjamin kelancaran distribusi bahan bakar. Satgas ini bertugas memastikan ketahanan stok energi di seluruh wilayah Kalimantan Barat aman, sehingga masyarakat kini bisa beraktivitas dan bersilaturahmi dengan tenang tanpa perlu khawatir kehabisan BBM. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK