faktakalbar

Antrean Panjang di SPBU Pontianak dan Kubu Raya, Warga Keluhkan Kondisi Jelang Lebaran

Penulis: Redaksi Thursday, 19 March 2026 📖 1 menit
Antrean Panjang di SPBU Pontianak dan Kubu Raya, Warga Keluhkan Kondisi Jelang Lebaran
Faktakalbar.id, PONTIANAK – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Pontianak dan Kubu Raya pada Rabu (18/3/2026). Kondisi ini diduga dipicu oleh meningkatnya kebutuhan bahan bakar masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Sejak pagi hari, antrean kendaraan roda dua dan roda empat memadati area SPBU. Para pengendara harus menunggu dalam waktu yang cukup lama di bawah terik matahari demi mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan mereka. Baca Juga:  Antrean di SPBU Kembali Normal, Wali Kota Singkawang Resmi Akhiri Aturan Terkait Pembatasan Pengisian BBM Salah satu warga yang ikut mengantre, Julianti Pramita, mengungkapkan bahwa kondisi ini cukup melelahkan bagi para pengendara, terutama karena harus mengantre di tengah cuaca panas. “Dirasakan tentunya capek, harus panas-panasan. Ditambah lagi yang antre ini dari berbagai usia, kadang anak-anak yang dibonceng juga kena imbasnya. Jadi agak prihatin lihat kondisi seperti ini,” ujar Julianti pada 18 Maret 2026. Menurutnya, situasi ini tidak hanya menyulitkan orang dewasa, tetapi juga berdampak pada anak-anak yang ikut bersama orang tua mereka saat mengantre BBM. Ia berharap ada langkah nyata untuk mengatasi persoalan distribusi ini agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik. “Harapannya pemerintah bisa memaksimalkan penyaluran BBM di SPBU, apalagi kebutuhan saat ini meningkat menjelang Lebaran,” tambahnya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti terjadinya antrean panjang tersebut. Masyarakat berharap kondisi ini dapat segera teratasi agar aktivitas harian dan persiapan mudik lebaran tidak terganggu. Baca Juga:  Pemkot Singkawang Resmi Batasi Pembelian BBM dan Terapkan Jam Operasional SPBU (Mira)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK