faktakalbar

Apa Minum Air Putih Bisa Menurunkan Darah Tinggi? Simak Hubungan Hidrasi dan Hipertensi

Penulis: Dimas Thursday, 04 December 2025 📖 2 menit
Apa Minum Air Putih Bisa Menurunkan Darah Tinggi? Simak Hubungan Hidrasi dan Hipertensi
Faktakalbar.id, LIFESTYLE - Air memainkan peran yang sangat besar bagi fungsi tubuh. Sebaiknya Anda minum air putih segera setelah bangun tidur. Tubuh memerlukan cairan untuk menjalankan fungsinya. Cairan berperan penting dalam distribusi nutrisi dan oksigen ke sel, mengatur suhu tubuh, melumasi sendi, serta membuang limbah. Ketika hidrasi terjaga, kesehatan tubuh pun terjaga, termasuk fungsi kardiovaskular. Lantas, apakah Minum Air Putih Menurunkan Darah Tinggi? Kekurangan cairan dapat memicu dehidrasi. Kondisi ini rupanya punya efek yang luar biasa terhadap tekanan darah. Baca Juga: Pisang atau Alpukat untuk Sarapan? Mana yang Lebih Baik, Simak Perbedaan Nutrisi dan Kegunaannya Hubungan Hidrasi dan Tekanan Darah Ahli jantung Ian del Conde Pozzi menjelaskan Hubungan Hidrasi dan Hipertensi yang kompleks. Ketika dehidrasi, volume darah menurun. Awalnya, kondisi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah. Namun, tubuh mencoba mengompensasi dengan melepaskan hormon tertentu. Hormon ini menyempitkan pembuluh darah dan menaikkan tekanan darah. "Ini berarti dehidrasi secara paradoks dapat mengakibatkan tekanan darah rendah dan tinggi," kata Pozzi. Temuan Studi tentang Hidrasi dan Hipertensi Sejumlah penelitian telah menemukan kaitan antara status hidrasi dan tekanan darah tinggi: Regulasi Tekanan Darah: Sebuah studi observasional mengaitkan kebiasaan kekurangan asupan air dengan kesulitan regulasi tekanan darah. Meski demikian, masih perlu penelitian lebih lanjut mengenai hal ini. Total Air Tubuh: Studi lain yang diterbitkan pada 2022 menunjukkan orang dengan hipertensi cenderung memiliki persentase total air tubuh yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan ada kaitan antara status hidrasi dan tekanan darah tinggi. Tren Penurunan Risiko: Studi yang diterbitkan di Frontiers in Public Health menemukan terdapat tren penurunan risiko hipertensi dengan peningkatan asupan air putih. Berapa Banyak Air yang Harus Diminum dalam Sehari? Jumlah air yang harus diminum per hari bervariasi pada tiap orang. Hal ini tergantung pada beberapa faktor, termasuk status kesehatan, tingkat aktivitas, dan jenis kelamin. Baca Juga: Viral Jantung Kedua di Betis: Spesialis Jantung Ungkap Pentingnya & Cara Melatih Otot Betis Umumnya, asupan cairan yang diperlukan sebanyak 8 gelas air. Rekomendasi ini tidak hanya mencakup air putih. Namun, juga buah, sayuran, sup, dan minuman lainnya. Dengan menjaga asupan cairan harian, Anda dapat mendukung fungsi kardiovaskular yang optimal. (*Drw)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK