April 2026, 4.000 ASN Mulai Latihan Militer Komcad
Faktakalbar.id, NASIONAL -
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyiapkan pelatihan militer bagi 4.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi
Komponen Cadangan
(Komcad).
Program penguatan pertahanan negara ini akan mulai berjalan pada April 2026 mendatang.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Kaboinfohan) Setje
n Kemenhan,
Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait
, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan terbagi ke dalam dua gelombang. Setiap gelombang akan melibatkan 2.000 ASN dengan durasi pelatihan selama satu setengah bulan.
Baca Juga:
Loreng Hijau di Bangsal Kamandungan: Cara Unik TNI AL Gembleng Mental Abdi Dalem Komcad Keraton Yogya
Pihak Kemenhan saat ini tengah melakukan koordinasi dengan 49 kementerian untuk menentukan kuota peserta. Besaran kuota tersebut menyesuaikan dengan jumlah sumber daya manusia di masing-masing instansi guna memastikan operasional pelayanan publik tetap berjalan normal selama masa pelatihan.
Prinsip Sukarela Tanpa Paksaan
Kemenhan menegaskan bahwa keterlibatan ASN dalam program Komcad sepenuhnya bersifat sukarela sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN).
Pemerintah tidak menerapkan unsur paksaan maupun kewajiban bagi pegawai yang tidak bersedia mengikuti pendidikan dasar militer tersebut.
“Itu adalah sifatnya tetap menjadi bagian dari sukarela. Garis bawahi. Syarat-syaratnya adalah sukarela, sehingga tidak ada unsur paksaan, kewajiban, dan sebagainya, tidak ada,” tegas Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Seleksi Ketat Bagi Pendaftar
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menambahkan bahwa hanya ASN yang memenuhi kriteria tertentu yang dapat lolos seleksi.
Selain faktor kesukarelaan, calon peserta harus melewati proses pendaftaran internal dan verifikasi administrasi di instansi masing-masing.
Baca Juga:
Rincian Gaji Komcad SPPI 2025 dan Tunjangannya, Lulus Langsung Jadi ASN?
Instansi terkait juga akan melakukan pengecekan kesehatan fisik secara menyeluruh untuk memastikan peserta mampu mengikuti materi pelatihan dasar militer.
Setelah menyelesaikan program, para ASN tersebut akan kembali ke instansi asal untuk melanjutkan tugas pelayanan publik dengan bekal disiplin dan semangat bela negara yang lebih kuat.
(*Sr)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.