Atasi Krisis Air Asin Pontianak UNTAN Siapkan Teknologi Reverse Osmosis Bertingkat untuk Medis
Faktakalbar.id - Universitas Tanjungpura berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa untuk mengatasi krisis air asin yang melanda Kota Pontianak. Langkah taktis ini diambil guna memulihkan kualitas air baku yang tercemar akibat fenomen…
Faktakalbar.id - Universitas Tanjungpura berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa untuk mengatasi krisis air asin yang melanda Kota Pontianak.
Langkah taktis ini diambil guna memulihkan kualitas air baku yang tercemar akibat fenomena intrusi air laut.
Kampus tersebut memobilisasi teknologi Reverse Osmosis bertingkat buatan Jurusan Teknik Kelautan Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura.
Perangkat inovasi ini dirancang khusus untuk mengolah berbagai jenis sumber air baku yang memiliki kadar garam tinggi.
Teknologi pengolahan tersebut mampu memproses air laut, air sungai, air hujan, hingga air pasokan dari PDAM.
Peluncuran unit saringan ini diprioritaskan untuk memasok kebutuhan air vital di berbagai fasilitas kesehatan masyarakat.
Layanan medis penting seperti hemodialisis sebelumnya terkendala akibat tingginya kadar garam pada pasokan air baku kota.
Sumber air baku Pontianak dilaporkan menyentuh kadar garam tinggi hingga mencapai angka 5.000 milligram per liter.
Direktur Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Muhammad Zulhiyardi menyambut baik langkah kolaborasi teknologi ini.
“Stok air tawar Kota Pontianak sudah sangat minim karena air baku yang diolah saat ini berkadar garam tinggi dan tidak memenuhi syarat untuk hemodialisis,” ujar Zulhiyardi.
Pihak akademisi memastikan alat pengolah air berteknologi tinggi tersebut sudah siap diterjunkan langsung ke lapangan.
Wakil Rektor IV Universitas Tanjungpura, Rustamaji menegaskan komitmen penuh kampus dalam menangani krisis air bersih daerah.
“UNTAN siap hadir sebagai problem solver bagi masyarakat. Rancang bangun alat Reverse Osmosis kami sudah siap dan tinggal dimobilisasi ke pihak Perumda,” jelasnya.
Pengoperasian unit saringan canggih tersebut nantinya akan didampingi langsung oleh tim teknis internal dari kampus.
Kehadiran teknologi Reverse Osmosis diharapkan mampu menyuplai air bersih sesuai standar medis yang ketat.
Pasokan air tawar murni sangat dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan operasional tindakan medis para pasien rumah sakit.
Inovasi penyaringan bertingkat ini menjadi solusi krusial di tengah ancaman fenomena intrusi air laut yang meluas.
Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu meringankan beban pasokan air minum daerah secara signifikan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.