faktakalbar

Awal Maret 2026, BNPB Catat Rentetan Karhutla di Aceh dan Kaltara Serta Angin Kencang di Luwu Timur

Penulis: Redaksi Wednesday, 11 March 2026 📖 2 menit
Awal Maret 2026, BNPB Catat Rentetan Karhutla di Aceh dan Kaltara Serta Angin Kencang di Luwu Timur
Faktakalbar.id, NASIONAL - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah peristiwa kebencanaan yang melanda berbagai wilayah nusantara pada akhir dasarian pertama Maret 2026. Laporan periode 9 hingga 10 Maret 2026 menyoroti maraknya kejadian karhutla di Indonesia, yang terjadi bersamaan dengan bencana hidrometeorologi basah di daerah lain. Baca Juga: Rentetan Cuaca Ekstrem Terjang Indonesia, BNPB Catat Banjir hingga Karhutla Insiden kebakaran lahan pertama dilaporkan terjadi di wilayah Provinsi Aceh. Lahan seluas dua hektare yang membentang di Gampong Alue Raya dan Gampong Suak Pante Breuh, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, ludes terbakar pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Titik api berhasil dideteksi berkat laporan cepat dari masyarakat setempat kepada pihak berwenang. Merespons laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat langsung menerjunkan tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan unsur masyarakat untuk melakukan pemadaman secara intensif. Upaya penanganan darurat dilakukan dengan metode penyekatan, khususnya di wilayah Gampong Suak Pante Breuh. Hingga Selasa (10/3/2026) pagi, proses penanganan titik api di lokasi tersebut masih terus diupayakan oleh petugas. Selain di Aceh Barat, kejadian karhutla di Indonesia juga menghanguskan wilayah Kabupaten Aceh Besar. Kebakaran melanda lima hektare kawasan perkebunan kelapa sawit di Gampong Glee Taron, Kecamatan Darul Imarah, pada Senin (9/3/2026) pukul 06.05 WIB. BPBD Kabupaten Aceh Besar bergerak cepat dengan mengerahkan satu unit armada pemadam dari Pos Peukan Bada. Api di wilayah ini akhirnya berhasil dijinakkan pada pukul 09.50 WIB. Bencana serupa turut merembet ke Provinsi Kalimantan Utara. Sekitar 9,5 hektare lahan milik warga di Desa Binusa, Kecamatan Nunukan, ludes terbakar pada Senin (9/3/2026) petang. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang merambat secara liar ke lahan sekitarnya. Petugas BPBD Nunukan dibantu warga berhasil memadamkan api menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 23.00 WITA. Baca Juga: Laporan Bencana BNPB: Puting Beliung Landa Tapin, 61 KK Terdampak Banjir di Malang Sementara itu, di tengah ancaman kekeringan, BNPB juga mencatat laporan bencana cuaca ekstrem hidrometeorologi basah. Hujan dengan intensitas sangat tinggi yang disertai angin kencang menerjang Desa Burau Pantai, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa cuaca buruk ini mengakibatkan 19 kepala keluarga (KK) terdampak langsung. Tercatat sebanyak 16 unit rumah warga mengalami kerusakan fisik akibat terjangan angin, dengan rincian tiga unit mengalami rusak berat, enam unit rusak sedang, dan tujuh unit lainnya mengalami rusak ringan. Saat ini, tim dari BPBD Kabupaten Luwu Timur tengah melakukan proses asesmen dan pendataan kerugian secara menyeluruh bersama pemerintah desa dan kecamatan setempat. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK