faktakalbar

Awal Musim Hujan Mundur, Mayoritas Wilayah Baru Mulai Desember

BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur. Mayoritas wilayah Indonesia diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026.

Penulis: Clara Friday, 02 October 2026 📖 1 menit
Awal Musim Hujan Mundur, Mayoritas Wilayah Baru Mulai Desember
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 mundur. Mayoritas wilayah Indonesia diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami kemunduran. Mayoritas wilayah diperkirakan baru memasuki musim hujan pada November hingga Desember 2026.

BMKG menyebut musim hujan tidak datang secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pada Oktober, sekitar 63 Zona Musim (ZOM) diprediksi mulai memasuki musim hujan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 185 ZOM pada November dan 266 ZOM pada Desember 2026.

Secara keseluruhan, BMKG mencatat 529 ZOM atau sekitar 61,08 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami awal musim hujan yang lebih lambat dibandingkan kondisi normal klimatologis.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat serta Indian Ocean Dipole (IOD) yang berdampak pada berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah. BMKG memperkirakan kombinasi kedua fenomena tersebut membuat musim kemarau berlangsung lebih panjang dan musim hujan datang lebih lambat.

Untuk periode November, wilayah yang mulai memasuki musim hujan antara lain sebagian Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, Papua Barat bagian utara, serta sebagian Papua Selatan.

Sementara pada Desember 2026, wilayah yang diprediksi memasuki musim hujan semakin luas, termasuk sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Maluku, serta sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

BMKG juga memprediksi puncak musim hujan 2026/2027 berlangsung secara bertahap. Sebanyak 36,94 persen wilayah diperkirakan mengalami puncak hujan pada Desember 2026, 25,68 persen pada Januari 2027, dan 16,79 persen pada Februari 2027.

Masyarakat diimbau tetap memantau informasi cuaca dan iklim dari BMKG. Meskipun awal musim hujan mundur, persiapan menghadapi potensi hujan lebat, banjir, dan longsor tetap diperlukan saat curah hujan mulai meningkat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK