Awas! 10 Profesi Ini Paling Rawan Diganti AI
Faktakalbar.id, LIFESTYLE -
Pekerja
berpendidikan tinggi harus mulai
waspada
sekarang. Kecerdasan buatan atau AI kini mengancam posisi mereka secara serius.
Riset terbaru
Anthropic
mematahkan mitos lama mengenai otomatisasi pekerjaan. Teknologi canggih ini justru mengincar pekerja kantoran bergaji besar.
Pekerja lapangan atau pekerja manual ternyata jauh lebih aman.
Baca Juga:
Lebih Nyaman Sendiri? Ini 4 Alasan Psikologis Mengapa Kamu Tidak Suka Bergantung pada Orang Lain
Anthropic merupakan perusahaan teknologi raksasa pencipta sistem Claude AI. Mereka baru saja meneliti dampak AI terhadap ribuan jenis pekerjaan.
Hasil riset ini menunjukkan sebuah fakta yang sangat mengejutkan. Perusahaan bisa mengotomatisasi pekerjaan dengan rutinitas menatap layar komputer secara penuh.
Profesi Paling Rawan
Peneliti Anthropic merilis daftar pekerjaan yang paling terancam kecerdasan buatan. Posisi yang masuk daftar ini umumnya memiliki rutinitas yang bisa mesin pelajari. Berikut adalah sepuluh profesi paling rawan tersebut:
Programmer
(kerentanan tertinggi)
Petugas
customer service
Pekerja
data entry
Spesialis rekam medis
Analis riset pasar
Tenaga penjualan (
sales
)
Analis keuangan dan investasi
Penguji perangkat lunak (
Software QA
)
Analis keamanan informasi
Spesialis
support
komputer
Profesi Paling Aman
Di sisi lain, beberapa profesi terbukti sangat kebal dari ancaman sistem AI. Sekitar 30 persen pekerja memiliki tingkat paparan nol persen.
Profesi seperti guru, perawat, petani, montir, dan koki memegang kendali penuh. Pengacara litigasi juga masuk ke dalam daftar pekerjaan aman ini.
Pekerjaan tersebut menuntut keterampilan fisik dan interaksi empati manusia tingkat tinggi. Mesin pintar belum mampu meniru kemampuan kompleks manusia tersebut.
Baca Juga:
Tetap Berprestasi! Ini 4 Tanda Kamu Pekerja Profesional Meskipun Karaktermu Moodyan
Meskipun ancaman ini nyata, para pekerja belum perlu merasa panik berlebihan. Dunia kerja nyata masih mengadopsi AI secara cukup lambat.
Peneliti Anthropic belum menemukan bukti nyata mengenai badai pengangguran massal. Perusahaan tetap membutuhkan sentuhan manusia untuk mengendalikan teknologi baru tersebut.
(*r)
Tag:
#Karier Masa Depan
#Dampak Kecerdasan Buatan
#Profesi Rawan AI
#Riset Anthropic
#Pekerjaan Terancam AI
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.