faktakalbar

Cegah Kenakalan Remaja, Bahasan Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak di Malam Hari

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 February 2026 📖 1 menit
Cegah Kenakalan Remaja, Bahasan Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak di Malam Hari
Faktakalbar.id, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak memperkuat perlindungan generasi muda dengan mengeluarkan kebijakan pembatasan aktivitas anak di bawah usia 17 tahun pada malam hari guna mencegah potensi risiko sosial dan keamanan, Selasa (24/2/2026). Baca Juga:  Safari Ramadan di Pontianak Barat, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Ingatkan Dampak Negatif Digitalisasi Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan bahwa regulasi ini bukan bertujuan membatasi ruang gerak, melainkan sebagai langkah preventif untuk melindungi anak-anak dan remaja dari dampak negatif lingkungan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid As Su’ada, Gang Su’ada, Pontianak Timur. Menurut Bahasan, pengawasan ketat diperlukan untuk mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja, mulai dari tawuran hingga penggunaan senjata tajam yang dapat membahayakan keselamatan diri dan orang lain. Ia pun meminta seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh agama, pengurus RT, dan RW, untuk bersinergi mengawal kebijakan ini. “Kami mohon dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus RT dan RW, agar bersama-sama mengawasi dan menjaga generasi muda,” ujar Bahasan. Lebih lanjut, Bahasan menekankan peran vital orang tua dalam memantau keberadaan anak-anak mereka, terutama agar tidak keluar rumah tanpa tujuan yang jelas pada malam hari. Baca Juga:   Satgas Saber Pangan Pastikan Harga Sembako di Pasar Kemuning Pontianak Stabil Jelang Ramadhan Terlebih dalam suasana Ramadan, aktivitas warga yang meningkat di malam hari perlu diimbangi dengan pengawasan sosial yang kuat. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, tertib, dan religius, sehingga masa depan generasi muda di Kota Pontianak dapat terjaga dari pengaruh pergaulan negatif. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK