Bahasan: Diklat Paskibraka Pontianak 2025 Bukan Sekadar Baris-berbaris, Tapi Cetak Generasi Tangguh
Faktakalbar.id, PONTIANAK -
Pembentukan karakter, penguatan kedisiplinan, dan penanaman rasa nasionalisme menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pontianak tahun 2025.
Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali
Kota Pontianak
, Bahasan, saat membuka secara resmi kegiatan Diklat Calon Paskibraka sekaligus Tantingan Asrama Desa Bahagia Tahun 2025.
Acara pembukaan yang penuh khidmat tersebut digelar di halaman Hotel Grand Kartika pada Jumat, (8/8/2025).
Baca Juga:
28 Calon Paskibraka Sambas 2025 Ikuti Diklat Jelang HUT RI ke-80
Bahasan menekankan bahwa pelatihan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar aktivitas baris-berbaris.
Menurutnya, ini adalah langkah strategis dan krusial untuk mencetak generasi muda Pontianak yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga unggul dalam integritas dan wawasan kebangsaan.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Pontianak yang terpilih untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Ini bukan hanya kehormatan, tapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh," ujar Bahasan di hadapan para peserta.
Ia menjelaskan bahwa Diklat ini merupakan titik awal dari sebuah perjalanan panjang untuk membentuk pribadi yang kokoh, bertanggung jawab, dan berjiwa kepemimpinan.
Baca Juga:
Wabup Jamhuri Amir Lepas Dua Siswi Terbaik Ketapang untuk Diklat Paskibraka Tingkat Provinsi Kalbar
Kegiatan "Tantingan" yang menjadi bagian dari tradisi pelatihan ini, lanjutnya, adalah simbol dari berbagai tantangan nyata yang harus dihadapi para peserta dengan bekal tekad yang kuat dan integritas yang tak tergoyahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Bahasan juga menyampaikan apresiasi mendalam atas peran penting para pelatih dan pembina.
Ia menilai tugas mereka sangat mulia karena tidak hanya mentransfer keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur kepada para calon Paskibraka Kota Pontianak.
"Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, dan panitia yang telah berdedikasi dalam mendampingi proses ini. Tugas ini bukan hanya melatih keterampilan, tapi juga membentuk jiwa patriotisme peserta," tuturnya.
Sebagai penutup, ia berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan keseriusan penuh.
Baca Juga:
Chelsea Olivia dari Sambas Lolos Paskibraka Nasional 2025
Pengalaman yang didapat selama di asrama diharapkan menjadi bekal berharga untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang.
"Berlatihlah bukan hanya untuk tampil di tanggal 17 Agustus, tapi untuk membentuk diri menjadi pemimpin masa depan Indonesia," pungkasnya.
(*Red/Prokopim)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.